Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Temanggung, Yunianto, dalam forum Musrenbang RKPD Kabupaten Temanggung Tahun 2027 di Graha Bhumi Phala, Jumat (27/3/2026).
Yunianto menekankan, setiap program pembangunan harus mampu memberikan dampak nyata. Khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, potensi lokal Temanggung perlu dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan. Yakni agar mampu menjadi penggerak utama pembangunan daerah.
Baca Juga: Paparkan Kinerja 2025, Bupati Klaim Banyak Sektor Pembangunan Temanggung Lampaui Target
“Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Potensi lokal yang dimiliki Temanggung harus terus dikembangkan,” tegasnya.
Ia mengatakan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Karena itu, dukungan terhadap petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga peningkatan kualitas hasil pertanian, harus menjadi prioritas pemerintah.
Selain pertanian, sektor pariwisata juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Yunianto menyoroti pentingnya pengelolaan yang serius serta promosi melalui berbagai platform, termasuk digital, guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Pengembangan desa wisata harus diperkuat. Ini bisa membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD juga menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Temanggung pada 2025 tercatat sekitar 5,66 persen.
Sementara tingkat kemiskinan menurun menjadi 7,78 persen. Indeks pembangunan manusia (IPM) juga meningkat menjadi 72,52 persen.
Kendati demikian, Yunianto menilai masih terdapat ruang perbaikan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan jangka menengah daerah.
Untuk tahun 2027, Pemkab Temanggung menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,1 hingga 7,01 persen. Penurunan angka kemiskinan hingga 7,4–7,5 persen, serta peningkatan IPM menjadi 73,72.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 1,88 persen.
Tema pembangunan 2027 difokuskan pada pengembangan sektor pertanian dan pariwisata guna mendukung ekonomi berkelanjutan. "DPRD menilai tema tersebut strategis karena selaras dengan potensi unggulan daerah," tambah Yunianto.
Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan berharap , RKPD 2027 mampu menghasilkan program prioritas yang selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, selain fokus pada pertanian dan pariwisata, pemerintah daerah tetap memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan.
“Untuk infrastruktur jalan, minimal 20 persen anggaran akan dialokasikan untuk peningkatan kualitas jalan. Sektor kesehatan dan pendidikan juga terus menjadi perhatian,” katanya.
Pemkab Temanggung juga berkomitmen menata kawasan perkotaan secara bertahap.
Termasuk rencana revitalisasi alun-alun pada 2027. Selain itu, akan melakukan pengembangan kawasan olahraga di Stadion Bumi Phala. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo