Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Libur Lebaran, Terjadi 24 Kejadian Kecelakaan, Wilayah Pringsurat Jadi Titik Paling Rawan Laka

Devi Khofifatur Rizqi • Jumat, 27 Maret 2026 | 13:26 WIB
Kecelakaan lalu lintas di kawasan Pringsurat, Temanggung Kamis (26/3/2026) mengakibatkan satu koran meninggal.
Kecelakaan lalu lintas di kawasan Pringsurat, Temanggung Kamis (26/3/2026) mengakibatkan satu korban meninggal.

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Sebanyak 24 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Polres Temanggung mencatat, dari sejumlah kejadian, kawasan Pringsurat menjadi titik paling rawan kecelakaan.

Salah satu kecelakaan paling fatal terjadi di ruas jalan nasional Temanggung–Semarang. Tepatnya di dekat Kantor Kecamatan Pringsurat, pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 10.30.

Di lokasi tersebut, terjadi adu banteng dua kendaraan roda empat. Bahkan, peristiwa terekam kamera pengawas (CCTV) dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Temanggung AKP Yosra Meidicta Mandung menyebut, kecelakaan tersebut menjadi yang paling parah selama masa arus mudik dan balik Lebaran tahun ini di wilayah Temanggung.

Menurutnya, wilayah Pringsurat menjadi titik rawan kecelakaan tertinggi. Kondisi jalan yang relatif lebar membuat pengendara cenderung memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Satlantas Temanggung Cek Jalur Rawan Kecelakaan di Bejen, Fokus Perbaikan Keselamatan Jalan

“Untuk titik rawan kecelakaan masih tertinggi di Pringsurat. Sementara untuk kepadatan lalu lintas, berada di wilayah Ngadirejo dan Parakan,” jelasnya Jumat (27/3/2026).

Yosra membeberkan, dari hasil penyelidikan sementara, mengenai laka lantas di Pringsurat diduga terjadi karena faktor kelelahan pengemudi.

 “Diduga sopir mobil berwarna hijau, warga Temanggung, dalam kondisi mengantuk setelah perjalanan mudik dari Blora,” ujarnya. 

Korban meninggal dunia merupakan penumpang mobil berwarna merah berinisial MR, warga Semarang. Korban terjepit bodi kendaraan saat benturan terjadi.

Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temanggung untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi pada Kamis (26/3/2026) malam. Kejadian berada di perempatan Jalan Jenderal Suprapto. 

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan roda dua. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Satlantas Polres Temanggung mengimbau para pemudik dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati selama perjalanan.

Terutama tidak memaksakan diri berkendara saat dalam kondisi lelah atau mengantuk.

"Pengemudi disarankan untuk beristirahat di rest area maupun pos pengamanan yang telah disediakan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan," tambah Yosra. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#kecelakaan lalu lintas #Ngadirejo #pringsurat #kemacetan #AKP Yosra Meidicta Mandung #kasatlantas polres Temanggung