Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Sedekah Ramadan Bagikan Ribuan Bungkus Kopi dan Tembakau Lembutan pada Pemudik: Promosikan Produk Khas Temanggung

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 17 Maret 2026 | 17:01 WIB

Bupati Temanggung Agus Setyawan membagikan kopi kepada pengguna jalan di jalan raya Temanggung-Wonosobo, Senin (16/3) petang dalam kegiatan sedekah kopi.
Bupati Temanggung Agus Setyawan membagikan kopi kepada pengguna jalan di jalan raya Temanggung-Wonosobo, Senin (16/3) petang dalam kegiatan sedekah kopi.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Komunitas Sedekah Kopi Kabupaten Temanggung kembali menggelar sedekah kopi dan lembutan tembakau pada Ramadan 2026. Aksi sosial ini menjadi sarana mengenalkan produk unggulan daerah ke masyarakat.

Berlokasi di jalan raya Temanggung-Wonosobo, tepatnya di sekitar Rest Area Kledung, pada kegiatan tersebut, membagikan 5.826 bungkus kopi dan 2.125 lembutan tembakau kepada masyarakat pengguna jalan.

Khususnya para pemudik luar kota yang melintas di wilayah Kabupaten Temanggung,

Produk tersebut berasal dari kontribusi para petani, pelaku UMKM, dan pegiat kopi di Kabupaten Temanggung.

Ketua Umum Komunitas Sedekah Kopi Kabupaten Temanggung, Agus Mawardi, mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan komunitas yang telah berjalan selama lima tahun terakhir.

“Para pelaku usaha kopi di Temanggung sangat antusias mendukung kegiatan ini. Mereka menyumbangkan produk secara sukarela. Ada yang 10 bungkus, 20 bungkus, bahkan ada yang sampai 100 bungkus,” kata Mawardi, Senin (16/3/2026) petang.

Saat ini terdapat sekitar 560 lebih merek kopi dari berbagai pelaku usaha di Kabupaten Temanggung. Banyaknya merek tersebut menunjukkan perkembangan industri kopi lokal yang semakin pesat.

Menurut Mawardi, sedekah ini sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan kopi Temanggung kepada masyarakat luas.

“Harapannya masyarakat semakin mengenal kopi Temanggung. Apalagi sekarang penjualannya tidak hanya di dalam negeri, tetapi sudah sampai ke luar negeri,” ujarnya.

Kopi Temanggung, lanjut Mawardi, telah dipasarkan hingga ke Eropa, Jepang, Australia, dan Arab Saudi. Untuk menjaga kualitas, para petani menerapkan sistem petik merah, baik pada kopi robusta maupun arabika.

Selain itu, proses perawatan tanaman kopi juga mengikuti standar operasional dari Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung.

"Kami petani kopi terus berupaya mempertahankan kualitas. Agar rasa tetap khas Temanggungan," tambah Mawardi.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif para petani kopi, petani tembakau, dan pelaku UMKM yang menggelar kegiatan berbagi tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan sektor pertanian di Temanggung tidak hanya memiliki nilai ekonomi. Tetapu juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat Temanggung atas kekayaan alam yang diberikan Allah SWT. Kopi dan tembakau adalah komoditas unggulan yang memiliki kualitas sangat baik,” kata Agus.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat promosi produk kopi dan tembakau Temanggung agar semakin dikenal luas.

“Selain berbagi kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengangkat dan memasarkan kopi arabika Temanggung, kopi robusta Temanggung, serta tembakau asli Temanggung,” ujarnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#promosi #lembutan tembakau #Bupati Temanggung Agus Setyawan #aksi sosial #sedekah kopi #pengguna jalan #Kopi Temanggung