Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Untuk Konservasi dan Produksi Kopi Temanggung, Tanam 500 Ribu Bibit Arabika di Lereng Gunung

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 17 Februari 2026 | 17:36 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan menanam kopi arabika di lereng Gunung Prau, di Tretep.
Bupati Temanggung Agus Setyawan menanam kopi arabika di lereng Gunung Prau, di Tretep.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 91 kelompok tani di Kabupaten Temanggung menerima bantuan 500 ribu bibit kopi arabika dari pemerintah pusat.

Bantuan yang bersumber dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBN itu akan ditanam di lahan seluas 500 hektare yang tersebar di wilayah pegunungan.

Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap Temanggung. Yakni sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan nasional.

“Program ini tersebar di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, Prau, serta wilayah Kaloran. Ini bukan jumlah yang kecil, tetapi investasi besar untuk masa depan pertanian dan perekonomian Temanggung,” kata Agus.

Agus menjelaskan, bibit yang diberikan terdiri dari varietas unggulan nasional. Yakni jenis Sigarar Utang, Komasti, dan Lini S.

Ketiga varietas tersebut dikenal memiliki kualitas rasa yang baik serta potensi hasil tinggi.

Menurut Agus, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi kopi. Tetapi juga memperkuat fungsi konservasi lahan di kawasan lereng pegunungan.

“Tanaman kopi mampu menahan erosi, menjaga kesuburan tanah, dan meningkatkan daya serap air. Jadi kita tidak hanya menanam untuk panen, tetapi juga menjaga lingkungan,” ujarnya.

Agus menekankan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen petani dalam melakukan perawatan tanaman secara berkelanjutan. Itu dimulai dari pemupukan, pemangkasan, hingga pengendalian hama.

Selain itu, Agus juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas kopi. Termasuk melalui metode panen petik merah, yakni memanen buah yang benar-benar matang.

Bantuan bibit ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ekonomi daerah.

"Ini sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan pegunungan Temanggung yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kopi terbaik di Indonesia, tambah Agus. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#lereng gunung #Bupati Temanggung Agus Setyawan #arabika #konservasi #Bantuan bibit kopi