Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Waspada! Kabupaten Temanggung Darurat Cuaca Ekstrem hingga Februari 2026

Devi Khofifatur Rizqi • Sabtu, 6 Desember 2025 | 02:18 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama puncak musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama puncak musim hujan.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung menetapkan status siaga darurat cuaca ekstrem hingga Februari 2026. Hal itu menyusul meningkatnya potensi bencana tanah longsor di sejumlah wilayah akibat intensitas hujan yang diperkirakan terus meningkat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama puncak musim hujan.

“Kami mengimbau masyarakat di daerah tersebut untuk tetap berhati-hati pada musim hujan kali ini, terutama jika terjadi hujan cukup lama,” ujar Totok, Jumat (5/12/2025).

Totok menjelaskan, beberapa kecamatan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap longsor meliputi Kecamatan Kaloran, Tretep, Wonoboyo, Gemawang, Bejen, dan Kandangan. Wilayah-wilayah tersebut berada di kawasan perbukitan dan lereng gunung.

Menurutnya, kawasan perbukitan di wilayah-wilayah tersebut dianggap memiliki topografi yang rawan bergerak. "Jadi diperlukan kesiapsiagaan penuh hingga status siaga darurat berakhir," jelasnya.

BPBD juga mengingatkan warga di daerah berpotensi longsor untuk segera mengungsi ke tempat aman apabila hujan turun dengan durasi lama. “Jika hujan cukup lama, sebaiknya segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” tegas Totok.

BPBD Temanggung telah berkoordinasi dengan kecamatan-kecamatan rawan longsor untuk memastikan kesiapan jauh hari. Termasuk melakukan pemantauan kondisi tanah dan kesiapan jalur evakuasi.

Dengan diberlakukannya status siaga darurat hingga Februari 2026, pemerintah daerah berharap seluruh warga tetap waspada dan tanggap terhadap perubahan cuaca.

“Kami berharap semua dalam keadaan aman. Yang penting kita selalu waspada dan tanggap terhadap situasi,” ujarnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#siaga darurat cuaca #BPBD kabupaten Temanggung #totok nursetyanto