RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Temanggung menjalin kerja sama dengan Pemkab setempat dalam pengelolaan arsip kelembagaan.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama antara Bawaslu, Bupati, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Temanggung.
Ketua Bawaslu Kabupaten Temanggung, Roni Nevriadi, menyampaikan, langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan tata kelola administrasi dan dokumentasi lembaga.
Menurutnya, Bawaslu Temanggung saat ini masih memiliki keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan. Sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah daerah.
“Kami diinstruksikan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah. Ini sebagai langkah awal untuk membangun sistem pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai standar,” ujar Roni.
Roni juga mengapresiasi fasilitasi dari Pemkab Temanggung, khususnya dari Bupati Agus Setyawan, yang telah membuka ruang kolaborasi lintas lembaga. Melalui kerja sama ini, Bawaslu berencana memperluas literasi kepemiluan di masyarakat.
“Kami nantinya akan mendistribusikan buku-buku hasil pengawasan Pemilu dan Pilkada 2024 ke perpustakaan daerah. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Inisnu dan Kominfo untuk memperkuat literasi pengawasan pemilu di Kabupaten Temanggung,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menyambut baik sinergi tersebut. Ia menyebut, kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara Pemkab dengan lembaga vertikal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pendidikan politik masyarakat.
“Ke depan, Pemkab akan terus berdampingan dengan Bawaslu, terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 2026. Kami berharap Bawaslu bisa ikut mendampingi proses di lapangan agar demokrasi di tingkat desa semakin berkualitas,” kata Agus.
Baca Juga: Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, Bawaslu Temanggung Gencarkan Pendidikan Politik
Kepala Dinpusip Temanggung, Supriyanto, menambahkan, kerja sama ini untuk mewujudkan sistem pengelolaan arsip Bawaslu yang sesuai kaidah kearsipan nasional.
“Kami harap pengelolaan arsip di lingkungan Bawaslu bisa lebih teratur, terdokumentasi, dan mudah diakses sebagai bahan pembelajaran serta akuntabilitas publik,” tambahnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo