RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung berupaya menekan angka kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Tahun ini, Pemkab menyalurkan berbagai bentuk bantuan usaha ekonomi produktif (UEP), kelompok usaha bersama (KUBE), serta bantuan permakanan untuk anak panti dan bantuan atensi bagi penyandang disabilitas.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Temanggung Heri Kardono, menjelaskan, pihaknya melaksanakan bimbingan teknis bagi 65 penerima manfaat UEP dan dua kelompok KUBE di Pendopo Pengayoman, Kamis (23/10/2025).
Heri menyebut, sebelumnya dari APBD Provinsi Jawa Tengah, Temanggung juga memperoleh bantuan bagi 32 kelompok KUBE dengan nilai bantuan Rp20 juta per kelompok. Rata-rata bantuan tersebut digunakan untuk usaha peternakan kambing.
“Kalau yang UEP ini jenis usahanya beragam. Ada warung sembako, makanan ringan, jualan LPG, ternak kambing, penjahit pakaian, laundry, katering, hingga penyewaan sound system. Kami ingin memastikan bantuan ini digunakan sebaik-baiknya,” katanya.
Setiap penerima manfaat UEP mendapatkan bantuan Rp4 juta sebagai modal tambahan.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus awal agar masyarakat bisa mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.
“Tujuan utamanya agar masyarakat bisa graduasi, keluar dari berbagai program bantuan. Bantuan ini sifatnya hanya stimulan, karena sebagian penerima sebenarnya sudah punya embrio usaha. Kita bantu agar usahanya bisa tumbuh,” ujar Heri.
Ditambahkan, Dinas Sosial juga memberikan pendampingan langsung kepada seluruh penerima bantuan.
Pendamping akan memantau perkembangan usaha dan memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukan. Pihaknya juga melakukan evaluasi kepada sejumlah penerima bantuan.
“Setiap tahun ada evaluasi dan penurunan jumlah penerima PKH karena sebagian sudah mandiri. Itu artinya program ini berjalan baik,” tambahnya.
Selain bantuan usaha produktif, Pemkab Temanggung juga memberikan bantuan permakanan kepada panti asuhan.
Bantuan tersebut berupa dana untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak panti.
Bupati Temanggung Agus Setyawan, mengapresiasi program yang dijalankan Dinas Sosial. Ia berharap, bantuan usaha produktif ini dapat menjadi awal kemandirian ekonomi masyarakat.
“Walau nilainya tidak besar, ini bisa jadi tambahan modal agar usaha masyarakat berkembang. Kalau ekonomi mereka tumbuh, otomatis ketergantungan terhadap bantuan sosial akan berkurang,” ujarnya.
Agus juga menegaskan pentingnya verifikasi penerima bantuan agar program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan permakanan dan bantuan bagi panti asuhan semuanya sudah melalui verifikasi dari Dinas Sosial. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan masyarakatnya sejahtera,” tegasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo