RADARMAGELANG.ID. Temanggung - Pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan (kopdes/kel) Merah Putih mulai digencarkan di Kabupaten Temanggung. Kali ini, terdapat lima titik lokasi pembangunan melalui kerja sama lintas lembaga.
Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, menjelaskan, pembangunan koperasi ini merupakan bagian dari program nasional. Program ini digerakkan secara serentak di seluruh Indonesia melalui kerja sama antara TNI dan PT Agrinas.
Adapun di Temanggung, tahap pertama ada lima titik pembangunan. "Nanti rencananya akan dilanjutkan ke tahap dua dan tiga. Harapannya seluruh desa dan kelurahan di Temanggung memiliki koperasi dengan desain dan standar bangunan yang seragam,” jelasnya.
Dandim menambahkan, TNI memiliki dua peran utama dalam program ini. Di antaranya mendorong percepatan pembangunan serta melakukan pengawasan mutu dan waktu pelaksanaan.
“TNI dilibatkan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan kualitas yang diharapkan. Dana pembangunan sudah disiapkan oleh PT Agrinas sebagai mitra utama,” imbuhnya.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, pemerintah daerah mendukung penuh program nasional ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap, 289 desa dan kelurahan di Temanggung bisa segera memiliki koperasi Merah Putih.
"Ini program strategis nasional, dan kami bersinergi dengan TNI serta berbagai kementerian agar pelaksanaannya cepat dan tepat,” kata Agus.
Menurutnya, TNI berperan dalam pembangunan infrastruktur. Sementara operasional koperasi nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa dan pengurus koperasi setempat.
Agus menyebut, operasional akan diambil dari dana desa sebanyak 30 persen. Untuk wilayah kelurahan, pembiayaan dan penjaminan kegiatan akan dikoordinasikan melalui APBD Kabupaten Temanggung.
“Tugas TNI fokus pada pembangunan fisik, sementara pengelolaan nanti dikembalikan ke desa. Sekitar 30 persen dana desa setiap tahun juga akan diarahkan untuk menopang operasional koperasi Merah Putih,” beber Agus.
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UKM Kabupaten Temanggung, Entargo Yutri Wardono, menyebut, lima lokasi awal pembangunan koperasi berada di Desa Jlegong-Kecamatan Bejen, Desa Lempuyang-Candiroto, Desa Tanurejo-Bansari, Desa Bengkal-Kranggan, dan Desa Pringsurat-Kecamatan Pringsurat.
“Sudah ada prototype bangunan dengan ukuran 20 x 30 meter. Bentuk dan fasilitasnya diseragamkan agar koperasi di tiap desa memiliki standar pelayanan yang sama,” ujar Entargo.
Entargo menambahkan, terdapat dua kopdes di Temanggung yang sudah beroperasi. Itu berada di Desa Bengkal dan Desa Mudal."Di Temanggung sudah ada dua kopdes yang beroperasi meski belum maksimal," tambahnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo