RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung memfasilitasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk melakukan kontak bisnis dengan sejumlah mitra usaha. Diharapkan terjalin kerja sama konkret antara keduanya.
Sekretaris Dinkopdag Temanggung, Rahmaningrum Widi Apsari menerangkan, mitra usaha dalam hal ini di antaranya Perum Bulog, PT Jateng Agung Berdikari, PT Pertamina, PT Pupuk Indonesia, Bank Jateng, dan Bapenda. Pertemuan ini menjadi ajang penawaran dan penjajakan usaha dari KDMP.
"Jadi bisa tahu, tawaran apa dan usaha apa yang bisa dikerjasamakan dalam KDMP ini. Nantinya, modal pengembangan usaha bersumber dari koperasi itu sendiri,” terangnya.
Rahma menyebut, sumber modal KDMP bisa diambil dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Jika koperasi ingin mengembangkan skala usaha lebih lanjut, mereka juga dapat mengakses sumber pendanaan lain, seperti dana hibah atau pinjaman.
Namun, hal ini masih menunggu instruksi atau tindak lanjut dari mitra usaha yang terlibat.
"Di kesempatan ini, kami juga menyerahkan akta pendirian koperasi sebagai bentuk legalitas resmi," katanya.
Sementara Bupati Temanggung, Agus Setyawan menuturkan, saat ini sudah 289 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Temanggung berbadan hukum dan memiliki akta pendirian koperasi.
Pihaknya meminta komitmen dan kerja sama pemerintah desa dalam mendukung kemajuan KDMP di Kabupaten Temanggung.
"Pemerintah daerah mendorong agar koperasi desa merah putih ini terus bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Agar tetap relevan dan menjadi tulang punggung perekonomian di tingkat desa," tuturnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo