RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Angka investasi di Kabupaten Temanggung hingga April 2025 mencapai Rp 450 miliar. Pemerintah daerah terus melakukan inovasi kreatif untuk menggenjot perolehan nilai investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei menjelaskan, hingga April 2025 nilai investasi Temanggung baru mencapai Rp 450 miliar dari target Rp 2,2 triliun di tahun 2025.
Pihaknya terus berupaya menggenjot pertumbuhan investasi di Kabupaten Temanggung.
"Capaian kita masih di bawah 30 persen. Tapi kami optimistis karena ada inovasi kreatif serta perbup terkait kemudahan perizinan," katanya Rabu (23/4/2025).
Dwi melanjutkan, saat ini sektor yang masih mendominasi investasi di Temanggung yakni industri footwear dan perkayuan.
Selain itu, industri UMKM kelas menengah dan mikro turut menyumbang nilai investasi.
"Sektor tertinggi dari perusahaan besar sepatu dan perkayuan. Karena sektor itu yang menambah penanaman modalnya," lanjutnya.
Di sisi lain, adanya perang tarif antara Amerika dan China juga memengaruhi pertumbuhan investasi di Kabupaten Temanggung.
Termasuk berdampak pada ekspor produk Temanggung. Namun, DPMPTSP terus berupaya agar investasi di Kota Tembakau ini tumbuh positif.
"Makanya kami fleksibel betul kepada para investor agar mau ke Temanggung.
Salah satunya lewat layanan 24 jam 7 hari. Biar mereka yang mau berinvestasi tidak terpancang dengan jadwal maupun kegiatan kami," jelas Dwi.
Upaya lainnya, DPMPTSP Temanggung berkunjung ke desa, kelurahan, dan kecamatan untuk jemput bola terkait perizinan UMKM.
Pihaknya berupaya agar investor mendapat kemudahan dalam berinvestasi di Temanggung.
"Juga ada keringanan pajak dan retribusi serta kemudahan perizinan usaha.
Kami optimistis inovasi kreatif yang dilakukan bisa berdampak positif untuk investasi di Temanggung," tambah Dwi Sukarmei. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo