Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Tebing Setinggi 6 Meter di Gemawang Temanggung Longsor, Timpa Empat Rumah

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 17 Maret 2025 - 07:04 WIB

 

Tebing setinggi 6 meter di Dusun Mandang, Desa Sucen, Gemawang, Temanggung  longsor menimpa empat rumah warga.
Tebing setinggi 6 meter di Dusun Mandang, Desa Sucen, Gemawang, Temanggung  longsor menimpa empat rumah warga.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung-Bencana longsor kembali melanda Kabupaten Temanggung.

Kali ini, tebing setinggi 6 meter di wilayah Dusun Mandang, Desa Sucen, Gemawang ambrol mengakibatkan empat rumah warga rusak. Tebing tersebut longsor Sabtu (15/3/2025) sore setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.

Wahman, salah satu pemilik rumah yang terkena longsor mengaku, kontur tanah di desanya memiliki potensi longsor.

Terlebih, adanya hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur desanya beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor.

"Sebelum terjadi longsor ini, kemarin tanah di belakang rumah saya sudah ambles setengah meter pada hujan pertama. Terus hujan kedua ini baru ambles seperti ini, baru longsor itu," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (16/3/2025).

Ia mengatakan, empat rumah warga yang mengalami kerusakan. Yakni, satu rumah milik tetangganya hancur, dan dua rumah lainnya rusak pada bagian dapur dan ruang tamu.

Sementara satu rumah yang bersebelahan terancam longsor.

"Yang kena ada empat rumah. Ada satu hancur itu milik Bapak Timbul, lalu dua rumah lainnya rusak pada bagian ruang tamu milik Bapak Hariyanto, dan rumah saya yang kena itu di bagian dapurnya," jelasnya.

Pranata Pencarian dan Petolongan Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Temanggung Irham Safi'i mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Dikatakan, tanah longsor terjadi saat pemilik rumah berada di luar.

"Karena memang sebelumnya sudah terjadi tanah ambles itu. Jadi, warga di titik itu sudah menghindar ke tempat yang aman," katanya.

Kendati begitu, petugas BPBD bersama tim gabungan dan warga bekerja sama melakukan pembersihan material longsor.

Sebab, material longsor sempat menutup akses jalan.

Sehingga perlu penanganan cepat agar akses jalan bisa dibuka.

"Kami juga melakukan penebangan pohon di titik rawan. Karena dikhawatirkan pohon roboh menimpa rumah warga," jelas Irham.

Adanya kejadian ini, BPBD Temanggung mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih, wilayah Temanggung masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

"Bagi masyarakat harus meningkatkan kwaspadaannya, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama segera menghindar ke tempat aman," pesannya. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Gemawang #tebing longsor #temanggung