RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Selama bulan Januari hingga pertengahan Februari 2025 Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung menemukan 79 kasus demam berdarah (DB).
Jumlah tersebut terinci 56 kasus demam berdarah, dengue tanpa warning sign 17 kasus, kemudian demam berdarah dengue sebanyak 5 kasus.
"Lalu ada kasus dengue shock syndrome kita temukan satu kasus," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dr Intan Pandanwangi.
Untuk itu Dinkes mengajak masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri. Itu sebagai antisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Dokter Intan Pandanwangi menjelaskan, Februari menjadi bulan peralihan musim. Yakni dari musim hujan menuju musim kemarau.
Alhasil, banyak genangan air yang berpotensi sebagai tempat sarang nyamuk dan perkembangan jentik nyamuk.
"Genangan air ini harus dicegah dan dihilangkan. Makanya perlu dilakukan PSN mandiri oleh masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, PSN mandiri menjadi cara jitu untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes Aegypti.
Lantaran, saat ini fogging dinilai tidak efekti dalam memberantas nyamuk.
"Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Tapi jentik-jentiknya masih ada," kata Intan.
Maka, ia meminta masyarakat untuk gencar melakukan PSN. Utamanya, membuang air dalam tampungan dan rutin membersihkan wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Terlebih, bulan Februari dan Maret masih berpotensi hujan yang dapat menimbulkan genangan air.
"Di musim seperti ini nyamuk Aedes Aegypti mudah untuk berkembang biak," ujar Intan.
Adapun upaya pencegahan gigitan nyamuk, lanjut Intan, dilakukan dengan obat antinyamuk oles maupun bakar di ruangan rumah. Serta pemasangan kelambu antinyamuk.
Dengan PSN mandiri, diharapkan kasus DBD dapat ditekan. Sehingga masyarakat dapat terlindungi dari risiko penyakit yang dapat menyebabkan kematian tersebut.
"Upaya ini jika dilakukan akan lebih efektif untuk memberantas nyamuk. Jadi sangat diimbau untuk warga Temanggung melakukan PSN mandiri," imbuh Intan. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo