RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Jalan penghubung kecamatan di Desa Nglorok, Kecamatan Pringsurat dan Desa Kwarakan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung berlubang dan tergenang air.
Dengan kondisi tersebut warga menanami jalan berlubang itu dengan pohon pisang.
Salah seorang warga merekam aksi tersebut dan tersebar di media sosial Instagram. Pemkab Temanggung pun turun ke lokasi mengecek kondisi jalan.
"Kemarin saya dapat laporan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terkait video di medsos tentang jalan rusak yang ditanami pohon pisang. Itu jalan antara Kwarakan sampai dengan Nglorok,”ujar Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo ketika mengecek kondisi jalan yang dimaksud.
Setelah ditinjau ke lokasi, menurut dia, tidak terlalu parah. Tetapi karena hujan, jalan menjadi tergenang air.
“Air yang menggenang ini kemarin diviralkan, dipasang tanaman-tanaman yang terlihat mengerikan. Ternyata saya lihat barusan, saya cek bersama, sudah diperbaiki oleh kepala desa," imbuh Hary Agung Prabowo.
Dia menyampaikan, jalan ini sebenarnya jalan desa. Tahun ini akan dibangun. Dengan dua sumber anggaran.
Dari APBDes Desa Nglorok dan aspirasi dewan. Dua sumber ini kurang lebih sekitar Rp 400 juta.
Rencananya dibangun sepanjang 500 meter. Pembangunan jalan ini dimulai setelah Lebaran. Proses perencanaannya pemdes setempat dan DPU akan bekerja sama.
Dikatakan, proses perencanaan dan gambarnya ada di DPU, selanjutnya akan dilaksanakan oleh desa.
Disamping ada bantuan dari pemerintah desa dan aspirasi dewan, ada juga swadaya dari masyarakat.
Kades Nglorok, Tri Asih menuturkan, jalan ini memang rusak sejak 3 atau 4 tahun lalu.
Sebenarnya sudah terbangun tetapi karena tergenang air kalau musim hujan. Sudah diajukan pembangunan tahun 2024.
"Insya Allah di bulan Mei akan dilaksanakan pembangunan jalan. Terdiri dari 2 anggaran, dana desa dan aspirasi Rp 400 juta, dibangun dibetonisasi," tuturnya. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo