Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Disapu Angin Puting Beliung, Delapan Rumah di Temanggung Rusak, Ini Wilayah yang Terkena Bencana

Addin Alfath • Senin, 11 Maret 2024 | 03:35 WIB
Warga Dusun Sewatu, Desa Campusari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung bergotong royong membereskan atap yang diterjang angin kencang, Minggu (10/3/2024).
Warga Dusun Sewatu, Desa Campusari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung bergotong royong membereskan atap yang diterjang angin kencang, Minggu (10/3/2024).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Angin putting beliung melanda Dusun Sewatu, Desa Campusari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (9/3/2024) sore.

Sedikitnya delapan atas rumah warga porak poranda.

Salah satunya rumah milik Didik Utomo.

Atap rumahnya yang terbuat dari seng porak poranda.

Lembaran seng galvalum itu beterbangan hingga menimpa rumah warga lainnya.

Didik Utomo menceritakan, angin kencang itu terjadi Sabtu (9/3/2024) sore.

mayatBaca Juga: Mayat Ibu dan Bayi yang Hanyut di Kali Biru, Kabupaten Magelang Selesai Divisum, Tak Ditemukan Luka, Polisi Selidiki Korban Diduga Bunuh Diri

Angin kencang berlangsung sekitar 30 menit bersamaan dengan turun hujan.

"Anginnya kenceng banget. Atap rumah saya beterbangan mengenai rumah yang berada di depan. Anginnya mengangkat semua kerangka atap rumah," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (10/3/2024) pagi.

Dia menyebutkan, ukuran atap rumahnya 7 meter x 13,5 meter. Kejadian tersebut membuat panik warga sekitar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Saat kejadian, tidak ada warga yang di luar rumah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Toifur Hadi Wuryanto menyampaikan, pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 telah terjadi angin kencang di sejumlah wilayah di Kabupaten Temanggung.

Kejadian angin kencang tersebut mengakibatkan rumah rusak di tiga kecamatan, yakni Bulu, Temanggung, dan Candiroto.

"Angin kencang tersebut telah mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan atap rumah kabur," katanya.

Thoifur menyebutkan, angin kencang terjadi di lima kecamatan, yakni di Temanggung, Bulu, Kaloran, Candiroto, dan Kandangan.

Sampai Minggu (10/3/2024), pihaknya belum selesai melakukan assesment. Karena kejadian sudah sore hari.

"Pada malam hari kita tarik teman-teman tim untuk beristirahat dan kita lanjutkan hari ini (Minggu kemarin, Red)," ujarnya.

Menurut dia, kerusakan parah menimpa sebuah Taman Pendidikan Quran (TPQ) di Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, kemudian rumah Didik di Desa Campursari, Kecamatan Bulu.

Atap rumah terbang dan mengenai atap rumah Supiah.

"Alhamdulillah masyarakakat sudah bersama-sama kerja bakti untuk melakukan pembersihan material. Kami berusaha secepatnya untuk kolaborasi dengan instansi terkait agar bisa bersama-sama membantu masyarakat untuk penanganan akibat terdampak angin kencang tersebut," katanya.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, karena angin kencang biasa terjadi pada awal musim hujan dan akhir musim hujan. (din/aro)

 Baca Juga: Asyik Kerja Bakti di Taman Palgunadi, Semarang Utara, Warga Temukan Tujuh Celurit, Diduga Dipakai Tawuran Remaja, Ada yang Panjangnya 1 Meter

Wilayah Yang Dilanda Angin Kencang

Kecamatan Bulu

Dampak Angin Kencang

Sumber BPBD Kabupaten Temanggung

Editor : H. Arif Riyanto
#puting beliung #Kandangan #angin kencang #temanggung #atap rumah berantakan #Kecamatan Bulu #BPBD Temanggung #candiroto