Pembukaan MTQ Nasional, Simpang Lima Semarang Dikunci, Inilah Peta Penutupan Jalan dan Jalur Alternatif

Haryanto • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 00:52 WIB
Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00, Sabtu (12/9/2026), menyusul pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila.
Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00, Sabtu (12/9/2026), menyusul pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila.

 

RADARMAGELANG.ID, Semarang– Simpang Lima Semarang bakal diperketat sore ini. Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00, Sabtu (12/9/2026), menyusul pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila.

Ribuan warga dan kafilah diperkirakan memadati kawasan tersebut. Untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus mengamankan rangkaian kegiatan, sebanyak 6.350 personel gabungan dikerahkan.

Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Penutupan dan pengalihan arus dilakukan jika kepadatan meningkat.

”Rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00 WIB. Pelaksanaannya melihat situasi di lapangan,” katanya, Jumat (11/9/2026).

Sejumlah akses menuju Simpang Lima menjadi titik pengaturan. Arus dari Bangkong menuju Tugu Muda ditutup di sekitar Perempatan RRI. Sebaliknya, kendaraan dari Tugu Muda menuju Bangkong dialihkan melalui Simpang KFC Pandanaran serta Simpang Pandanaran 1 dan 2.

Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00, Sabtu (12/9/2026), menyusul pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila.
Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00, Sabtu (12/9/2026), menyusul pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila.

 

Arus dari Jalan Pangeran Diponegoro juga diatur melalui kawasan Kusuma Wardani dan Air Mancur Jalan Pahlawan. Kendaraan dari kawasan terdampak diarahkan keluar melalui Jalan Gajah Mada atau Jalan Pahlawan sisi timur air mancur.

Polisi meminta warga tidak memaksakan kendaraan masuk ke kawasan Simpang Lima. Sejumlah kantong parkir disiapkan. Sepeda motor dapat menggunakan parkir kawasan Plaza Baiturrahman atau belakang Ciputra. Kendaraan roda empat diarahkan ke kawasan Kantor Gubernur, belakang Taman Indonesia Kaya, Jalan Imam Barjo, Stadion Diponegoro, dan lokasi lainnya. Sementara rombongan bus diarahkan ke kawasan Wonodri dan TBRS.

”Atur waktu perjalanan. Gunakan kantong parkir yang disiapkan dan ikuti arahan petugas,” tegas Riki.

Khusus kendaraan pembawa kafilah, dropping di Simpang Lima masih diperbolehkan sebelum pukul 16.00. Setelah itu, penurunan penumpang dialihkan ke Jalan Pahlawan sebelum air mancur serta kawasan depan Kebun Binatang atau DPRD.

Pengamanan MTQ melibatkan 520 personel TNI, 2.528 Polri, 702 Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, 1.286 Satpol PP Kota Semarang, 429 Dishub Provinsi Jawa Tengah, dan 885 Dishub Kota Semarang.

Personel disebar di Simpang Lima dan sejumlah venue MTQ, termasuk Kantor Gubernur, Balai Kota, sejumlah kampus, Kota Lama, serta lokasi kegiatan lainnya.

Sebelum pembukaan, Pawai Ta’aruf MTQ digelar mulai pukul 07.00 dengan rute Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah. Rekayasa buka-tutup dan pengalihan arus diterapkan mengikuti pergerakan rombongan.

Riki menegaskan, seluruh rekayasa akan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

”Kalau arus masih lancar, cukup dilakukan pengaturan. Jika kepadatan meningkat, pengalihan atau penutupan sementara akan dilakukan,” ujarnya. (mha/zal)

 

Editor : H. Arif Riyanto
MTQ Nasional arus lalu lintas polrestabes semarang penutupan jalan lapangan simpang lima semarang