Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Kepala SMPN 3 Salam, Kabupaten Magelang, Dr. Widyawati Palupi, S.Pd., M.Pd : Rajin Menulis, Aktif Gerakkan Literasi Sekolah

Lis Retno Wibowo • Minggu, 28 Juni 2026 | 19:03 WIB
Widyawati Palupi menerima piala penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi di Hotel Quest Simpang Lima Semarang, Jumat (22/5/2026). (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG))
Widyawati Palupi menerima piala penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi di Hotel Quest Simpang Lima Semarang, Jumat (22/5/2026). (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG))

 

RADARMAGELANG.ID, Semarang- Dedikasinya dalam dunia pendidikan tidak diragukan lagi.

Dr Widyawati Palupi, S.Pd, M.Pd sosok yang aktif membawa perubahan di dunia pendidikan. Khususnya dalam bidang literasi dan manajemen kelas di sekolah tempatnya bertugas. 

Kepala SMP Negeri 3 Salam Kabupaten Magelang ini terlibat dalam berbagai program strategis nasional.

Di antaranya aktif dalam program Microcredential dari GTK Kemdikbudristek, khususnya pada sub bidang pengembangan literasi. 

Ia juga banyak menulis mengenai konsep manajemen kelas dan proses pembelajaran. Termasuk pandangan tentang kurikulum sebagai proses dan praksis yang berlandaskan filosofis kuat.

Baca Juga: Junjung Tinggi Pluralisme, UNSIQ Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2026

Tak salah bila, guru Bahasa Inggris  SMP pada tahun 1998-2026 ini meraih penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 dari Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (22/5/2026) di Quest Simpang Lima Hotel, Semarang.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam memajukan kualitas pendidikan.

“Saya merasa bahagia, dan sangat bersyukur kepada Allah swt atas karunia ini. Harapan ke depan bahwa Jawa Pos Radar Semarang akan semakin kreatif dan memberikan banyak kategori untuk anugerah berikutnya,”ungkapnya.

Widyawati Palupi memang getol menggerakkan literasi. Tidak hanya di kalangan siswa namun juga guru dan karyawan di sekolah yang dipimpinnya.

Tak sekadar memberi perintah, ibu 2 anak ini juga memberi contoh. 

Ia rajin menulis artikel pendidikan sebagai upaya menggerakkan rekan sejawat dan siswanya untuk ikut menuangkan ide gagasan dalam sebuah tulisan. 

Dunia pendidikan menjadi napasnya, maka ia berusaha untuk melakukan terobosan-terobosan baru. “Saya sering mencoba-coba hal baru agar tetap produktif,”imbuhnya.

Dengan berbagai inovasinya, proses belajar mengajar akan semakin menarik yang muaranya pada kualitas peserta didik.

Sebagai seorang penggerak, ia tidak hanya fokus pada pencapaian akademis pribadi, tetapi juga aktif membangun ekosistem belajar yang sehat melalui komunitas belajar dan penguatan literasi.

Fokusnya pada inovasi manajemen kelas diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain.

Khususnya di wilayah Magelang untuk terus berinovasi demi masa depan generasi mendatang.

Pencapaian prestasinya tak hanya kebetulan namun buah dari konsistensi dan kerja keras yang dilakukan selama menjadi pendidik. 

Pada tahun 2015 ia meraih juara 2 Pendidik Berprestasi Tingkat Kabupaten Magelang.

Setahun kemudian ia dinobatkan sebagai juara 1 Pendidik Berprestasi Tingkat Kabupaten Magelang.

Pada tahun yang sama Widyawati Palupi juga masuk dalam nominasi 10 besar Pendidik Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Sedangkan tahun 2025 ia meraih juara 2 Pelopor Komunitas Belajar Guru SD/SMP di ajang Penghargaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Tahun 2025 dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang. 

Widyawati juga aktif dalam berbagai pelatihan untuk peningkatan kapasitasnya sebagai seorang pendidik dan manajemen sekolah.

Serta berkecimpung dalam organisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. (lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Widyawati Palupi #anugerah pendidikan indonesia #kepala SMP Negeri 3 Salam #pegiat literasi #rajin menulis