RADARMAGELANG.ID, Semarang—SD Muhammadiyah 2 Alternatif (Mutual) Kota Magelang sebagai sekolah unggulan yang mengintegrasikan pendidikan dengan nilai-nilai Islami.
Kurikulum modern, transformasi digitalisasi pendidikan dan penguatan karakter akhlaq mulia telah mampu melejitkan siswanya dengan prestasi yang membanggakan. Mulai tingkat daerah hingga nasional, dan internasional.
Sebagai contoh, sekolah ini sukses menyabet belasan medali dalam kompetisi sains Jateng-DI Jogjakarta.
Sekolah ini adaptif terhadap teknologi modern, salah satunya memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan sekolah.
Slogan "One student One Champion" dan "Semua Anak itu Hebat" menjadi motivasi khusus bagi guru dan siswa SD Muhammadiyah 2 Alternatif Kota Magelang.
Karena prestasinya itu, tak salah jika SD Muhammadiyah 2 Alternatif Kota Magelang meraih penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang.
Sekolah yang berkampus di Jalan Jeruk Selatan I No. 30 A Sanden, Kramat Selatan, Magelang Utara ini meraih penghargaan kategori Sekolah Unggul, Prestatif, dan Berbudaya Nasional.
Piala dan piagam diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi kepada Kepala SD Muhammadiyah 2 Alternatif Kota Magelang Mustaqim, M.Pd. pada malam Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar di Hotel Quest Simpang Lima, Semarang, Jumat (22/5/2026) lalu.
Mustaqim mengaku berterima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang atas apresiasi yang diberikan.
Menurut dia, penghargaan ini merupakan satu langkah lebih maju dan lebih baik dari Jawa Pos Radar Semarang untuk memberikan motivasi dan penyemangat bagi pengelola SD Muhammadiyah 2 Alternatif Kota Magelang untuk terus berjuang di dunia pendidikan.
“Luar biasa untuk Jawa Pos Radar Semarang. Kami berharap ke depannya dengan penghargaan ini kami bertambah semangat dan Jawa Pos Radar Semarang meningkatkan kolaborasi dengan dunia pendidikan. Sehingga semua akan lebih baik dan maju untuk kebaikan di dunia pendidikan ke depan,” harapnya.
Dikatakan, selama ini SD Muhammadiyah 2 Alternatif menjadi pelopor pendidikan berbasis teknologi, namun tetap berwawasan lingkungan.
Perpaduan seni modern dan tradisional seperti karawitan, vokal, seni musik Islami menjadi wujud SD Muhammadiyah 2 Alternatif juga sebagai sekolah yang cinta budaya dan berbudaya nasional.
“Al Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi pondasi. Joyfull, meaningfull, mind full hingga Budaya Mutu program intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang adaptif siap mendidik siswa yang Islami dan berprestasi,” katanya. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto