Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Bayi dalam Kardus Ditemukan di Semak-Semak di Rowosari, Tembalang, Kota Semarang, Sempat Dirawat Sebulan, Baru Dilaporkan Polisi

H. Arif Riyanto • Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:56 WIB
Bayi yang ditemukan  di semak-semak di Jalan Krajan, Rowosari, Tembalang , Kota Semarang
Bayi yang ditemukan di semak-semak di Jalan Krajan, Rowosari, Tembalang , Kota Semarang

RADARMAGELANG.ID, Semarang—Siti Rukayyah, 30, tak menyangka, ternyata kardus yang diletakkan di semak-semak di sawah yang mengering itu berisi bayi.

Yang menambah warga Jalan Pengapon RT 05 RW 05, Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur semakin kaget, bayi laki-laki itu ternyata masih hidup.

Informasi yang diperoleh, kejadian ini bermula pada 16 September 2024 sekitar pukul 10.00, Siti Rukayyah bersama suaminya, Bagus Prasetyo, 34, hendak ke Rowosari Tembalang dengan berboncengan sepeda motor.

Sampai di Jalan Krajan, Rowosari, Tembalang atau sekitar 200 meter  dari tempat penemuan bayi, tiba-tiba ban sepeda motornya bocor.

Karena itu, keduanya pun turun dari motor.

Selanjutnya, Bagus mencari bengkel tambal ban sambil menuntun motor.

Sedangkan Siti Rukayyah sempat menunggu di lokasi.

Namun tak berselang lama, Siti menyusul suaminya dengan berjalan kaki ke Rowosari.

Kurang lebih 4 meter dari TKP, Siti melihat ada kardus dan tas plastik warna hitam tergeletak di semak-semak.

Namun saat itu Siti tak menaruh curiga apa-apa.

Nah, saat melangkahkan kaki kembali, Siti merasa perasaannya tidak nyaman dan penasaran dengan kardus tersebut.

Ia pun kemudian ke TKP dan mendekati kardus tersebut.

Siti terperanjat kaget, karena kardus tiba-tiba bergerak.

Ia lalu mengintipnya dan ternyata berisi bayi laki-laki.

Karena kasihan, Siti segera mengambil bayi dalam kardus itu dan menggendongnya.

“Saya gendong sambil menangis karena prihatin melihat kondisi bayi yang kulitnya memerah terkena panas,” kata Siti saat itu.

Bayi itu lalu digendong dan ditunjukkan kepada Bagus.

Di dalam kardus ditemukan selembar kertas bertuliskan: nama MUHAMMADZAYN,  15 September 2024, 12 Rabiul Awal.

Selain itu, satu kain jarik/batik warna coklat,  satu kaos warna putih motif coklat, tiga buah baju, satu kain biru, satu kain gendong, satu pack pampers, satu  tisu basah dan satu pak cutton buth.

Selanjutnya, Siti dan Bagus melaporkan penemuan bayi itu ke petugas.

Di Polsek Tembalang, keduanya bertemu dengan seseorang berpakaian preman.

Petugas tersebut mengatakan kalau mau ambil bayi tersebut, maka bawa pulang saja.

Karena kalau dilaporkan prosesnya rumit.

Oleh Siti, kemudian bayi dibawa pulang.

Belakangan diketahui ternyata saat bertemu petugas berkaos itu bukan di Polsek tapi di Koramil.

Nah, setelah hampir sebulan diasuh, Siti dan Bagus merasa binggung dan cemas.

Ia khawatir akan kesulitan saat  akan bikin akta kelahiran dan sebagainya.

Siti binggung prosesnya, sehingga konsultasi ke temannya dan diminta untuk melapor ke Dinas Sosial /UPTD PPA .

Kemudian pada Rabu (16/10/2024),  Siti didampingi UPTD PPA Kecamatan Tembalang  melaporkan penemuan bayi tersebut kepada Polsek Tembalang.

Setelah menerima laporan, petugas mendatangi TKP dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tembalang Iptu Muklisin, Kanit PPA Polrestabes Semarang AKP Agus Tri Yulianto dan tim Inafis.

Hingga kemarin, belum diketahui pelaku pembuangan bayi tersebut.

Saat ini, bayi dalam penanganan Dinas Sosial Kota Semarang.  (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#inafis #penemuan bayi #bayi laki-laki #bayi dalam kardus #Polsek Tembalang #Rowosari