Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Hujan Deras, Talut Setinggi 5 Meter di Anak Sungai Banjir Kanal Timur Peterongan Semarang Longsor, Dua Tiang PLN dan Telkom Terancam Ambruk

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 25 September 2024 - 05:59 WIB
Ketua RW 6 Kelurahan Peterongan Semarang Selatan Sutarto mengecek talut anak Sungai Banjir Kanal Timur di Jalan Kanal, Kelurahan Peterongan, Semarang Selatan yang longsor, Selasa (24/9/2024).
Ketua RW 6 Kelurahan Peterongan Semarang Selatan Sutarto mengecek talut anak Sungai Banjir Kanal Timur di Jalan Kanal, Kelurahan Peterongan, Semarang Selatan yang longsor, Selasa (24/9/2024).

RADARMAGELANG.ID, Semarang- Talut anak Sungai Banjir Kanal Timur di Jalan Kanal, Kelurahan Peterongan RT 7 RW 6, Semarang Selatan longsor akibat hujan deras, Senin (23/9/2024) sore.

Talut yang longsor sepanjang sekitar 10 meter dan tinggi 5 meter.

Area tersebut sudah ditutup terpal plastik.

Talut yang longsor tepat di dekat jembatan Jalan Kanal.

Jika tak segera ditangani, longsor bisa meluas.

Selain itu, akibat longsor, tiang listrik dan tiang kabel telepon nyaris roboh.

Posisinya sudah miring.

Talut anak Sungai Banjir Kanal Timur di Jalan Kanal Peterongan RT 7 RW 6 Semarang Selatan yang longsor
Talut anak Sungai Banjir Kanal Timur di Jalan Kanal Peterongan RT 7 RW 6 Semarang Selatan yang longsor

Kondisi jembatan juga mulai retak.

Selama ini, warga menggunakan tempat tersebut untuk menyembelih hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha.

Namun akibat longsor, tempat itu sudah tak bisa digunakan lagi.

Beruntung, beberapa waktu lalu, paving block di dekat talut sudah dilepas oleh warga.

Sehingga tidak sampai ikut longsor ke sungai.

Ketua RW 6 Kelurahan Peterongan Sutarto menceritakan, hujan deras yang berlangsung Minggu (22/9/2024) malam hingga Senin (24/9/2024) pagi mengakibatkan longsor.

Talut yang dulunya merupakan timbunan sampah terkikis air dan longsor.

"Apalagi penyangga jembatan ini sudah mulai retak," jelasnya.

Ia berharap longsoran segera ditangani.

Karena warga menjadi trauma apabila terjadi hujan deras akan mengakibatkan longsor susulan.

"Apalagi dua tiang ini mengkhawatirkan," tandasnya.

Selain itu, di dekat lokasi longsor terdapat warung makan yang terancam ikut longsor.

Sub Koordinator Infrastruktur Internet Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang Agung Budiono mengatakan, pihaknya langsung mengecek dua tiang dan berkoordinasi dengan pemilik tiang.

"Tiang ini kan mengkhawatirkan, ya Mas, terus ada kabel ngelewer juga," jelasnya. (fgr/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Talut Longsor #Banjir Kanal Timur (BKT) #Jalan Kanal STM #peterongan #hujan deras #Semarang Selatan