RADARMAGELANG.ID, Semarang- Talut anak Sungai Banjir Kanal Timur di Jalan Kanal, Kelurahan Peterongan RT 7 RW 6, Semarang Selatan longsor akibat hujan deras, Senin (23/9/2024) sore.
Talut yang longsor sepanjang sekitar 10 meter dan tinggi 5 meter.
Area tersebut sudah ditutup terpal plastik.
Talut yang longsor tepat di dekat jembatan Jalan Kanal.
Jika tak segera ditangani, longsor bisa meluas.
Selain itu, akibat longsor, tiang listrik dan tiang kabel telepon nyaris roboh.
Posisinya sudah miring.
Kondisi jembatan juga mulai retak.
Selama ini, warga menggunakan tempat tersebut untuk menyembelih hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha.
Namun akibat longsor, tempat itu sudah tak bisa digunakan lagi.
Beruntung, beberapa waktu lalu, paving block di dekat talut sudah dilepas oleh warga.
Sehingga tidak sampai ikut longsor ke sungai.
Ketua RW 6 Kelurahan Peterongan Sutarto menceritakan, hujan deras yang berlangsung Minggu (22/9/2024) malam hingga Senin (24/9/2024) pagi mengakibatkan longsor.
Talut yang dulunya merupakan timbunan sampah terkikis air dan longsor.
"Apalagi penyangga jembatan ini sudah mulai retak," jelasnya.
Ia berharap longsoran segera ditangani.
Karena warga menjadi trauma apabila terjadi hujan deras akan mengakibatkan longsor susulan.
"Apalagi dua tiang ini mengkhawatirkan," tandasnya.
Selain itu, di dekat lokasi longsor terdapat warung makan yang terancam ikut longsor.
Sub Koordinator Infrastruktur Internet Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang Agung Budiono mengatakan, pihaknya langsung mengecek dua tiang dan berkoordinasi dengan pemilik tiang.
"Tiang ini kan mengkhawatirkan, ya Mas, terus ada kabel ngelewer juga," jelasnya. (fgr/aro)
Editor : H. Arif Riyanto