Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Yuk Diserbu!! Digelar Festival Durian Gunungpati Kota Semarang 23 - 25 Februari 2024, Harga Durian Mulai Rp20.000 sampai Rp500.000

Figur Ronggo Wassalim • Jumat, 23 Februari 2024 | 21:54 WIB
Ratusan warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang saat mengikuti kirab budaya Festival Durian Gunungpati Season 2, Jumat (23/2/2024).
Ratusan warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang saat mengikuti kirab budaya Festival Durian Gunungpati Season 2, Jumat (23/2/2024).

RADARMAGELANG.ID, Semarang- Puncak musim durian sudah berlalu, sejak November 2023 hingga Januari 2024 lalu.

Namun di Kota Semarang, ternyata produksi durian masih ada.

Bahkan, Jumat (23/2/2024) tadi pagi, digelar Festival Durian Gunungpati Kota Semarang.

Dalam festival itu, masyarakat antusias mengikuti kirab budaya dua gunungan durian dan gunungan buah-buahan.

Kirab budaya ini sebagai pembukaan Festival Durian Season 2 tahun 2024.

Kirab dimulai pukul 07.00.

Rutenya dari SMP Negeri 22 Semarang menuju selter UMKM Cepoko.

Warga bersama aparat se-Kecamatan Gunungpati memakai busana jawa, beskap dan kebaya. 

Kirab diawali Camat Gunungpati bersama Danramil dan Kapolsek.

Kemudian barisan pembawa merah putih dan MMT Festival Durian Gunungpati.

Disusul kelompok drumbend MI Miftahul Hidayah.

Berikutnya dua gunungan, yakni gunungan durian dan gunungan buah-buahan.   

Ada juga ibu-ibu pembawa nasi glewo dan tumpeng.

Di belakangnya ada nasi yang ditaruh ke dalam bakul. 

Setelah berjalan sejauh 1 kilometer, mereka disambut 40 lapak yang menjajakan durian dan UMKM unggulan lainnya.

Hadir dalam acara itu Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Ketua Panitia Festival Durian Gunungpati Masduki menjelaskan, adanya gunungan buah-buahan dan gunungan durian karena merupakan potensi Gunungpati.

"Festival Durian Gunungpati akan menjadi event tahunan," ujarnya.

Dikatakan, durian khas Gunungpati yang memiliki sertifikasi hanya durian Malika.

Namun durian Mbah Ar, durian Bokor, durian Bagong, dan lainnya juga tak kalah enak.

"Karena durian Gunungpati ini tahan basi, bahkan bisa seminggu awetnya," katanya.

Ia menambahkan, budidaya durian merupakan warisan dari nenek moyang.

Saat ini, ada 50 pembudidaya durian yang berada di Gunungpati.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Kepala Dinas Pertanian Hernowo Budi Luhur saat mencicipi durian saat Festival Durian Gunungpati, Jumat (23/2/2024)
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Kepala Dinas Pertanian Hernowo Budi Luhur saat mencicipi durian saat Festival Durian Gunungpati, Jumat (23/2/2024)

Camat Gunungpati Sabar Tri Mulyono menjelaskan, kirab dua gunungan menggambarkan potensi yang ada di Gunungpati.

"Karena di sini potensinya buah-buahan dan durian," tandasnya.

Kirab budaya ini bertujuan untuk daya tarik tersendiri agar lebih mengenal Durian Gunungpati.

"Biar orang berpikir, kalau mau cari durian itu ke Gunungpati, dari harga Rp 20 ribu- Rp 500 ribu per butir," ucapnya. 

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, seharusnya Festival Durian Gunungpati digelar pada Januari 2024 lalu.

Namun saat itu masih dalam masa Pemilu, sehingga mundur pada 23 - 25 Februari 2024. 

"Alhamdulillah hari ini bisa dilakukan, memang tidak sebanyak bulan Desember - Januari," ujarnya. (fgr/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#wali kota semarang #Gunungpati #Hevearita Gunaryanti Rahayu #mbak ita #kirab budaya #kota semarang #festival durian