Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Balkondes di Borobudur, Kabupaten Magelang, Kondisinya Sekarang (16): Balkondes Saka Pitu Tegalarum Menghadirkan Konsep Penginapan yang Unik

Magang Radar Magelang • Sabtu, 19 April 2025 | 06:47 WIB

Balkondes Saka Pitu Tegalarum Borobudur, penginapan yang sarat makna filosofi.
Balkondes Saka Pitu Tegalarum Borobudur, penginapan yang sarat makna filosofi.

 

Balkondes Saka Pitu atau Balkondes Tegalarum menjadi salah satu destinasi wisata menarik di kawasan Borobudur.

Balkondes ini berada di Dusun Prembulan RT 3 RW 1, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur.

BALKONDES yang didirikan oleh PT Angkasa Pura Airports II ini menawarkan fasilitas utama berupa homestay dan restoran.

Balkondes Saka Pitu diresmikan pada akhir 2018, dan hingga kini belum mengalami renovasi signifikan, kecuali penambahan satu unit bangunan pada 2020 yang kini difungsikan sebagai kantor.

Manajer Balkondes Saka Pitu Ahmad Mutadin, 28, menjelaskan, penginapan yang disediakan terdiri atas tujuh unit kamar dengan dua kategori, yakni Deluxe yang berkapasitas empat orang dan Family yang berkapasitas enam orang.

Tarif menginap per malam untuk kategori Deluxe adalah Rp400 ribu pada hari biasa, sedangkan kategori Family dikenakan tarif Rp1,3 juta pada hari biasa dan Rp1,5 juta saat akhir pekan serta musim liburan.

Homestay berkonsep cottage di Balkondes Saka Pitu. Tegalarum, Borobudur.
Homestay berkonsep cottage di Balkondes Saka Pitu. Tegalarum, Borobudur.

Setiap kamar dilengkapi dengan kulkas, AC, water heater, serta amenities, dan harga tersebut sudah termasuk sarapan.

“Selain penginapan, kami juga ada paket VW tour, jeep, rafting, sepeda, dan paintball,” ujar Mutadin kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Sebelum menjadi Balkondes, lahan seluas 4.000 meter persegi ini merupakan persawahan tanah bengkok.

Selain itu, terdapat lapangan seluas 1.500 meter persegi di sebelahnya yang sering dimanfaatkan sebagai lahan parkir tambahan saat kunjungan sedang ramai.

Balkondes ini biasanya ramai pada akhir pekan dan mencapai puncak kunjungannya saat musim liburan akhir tahun serta saat berlangsungnya event tahunan di Borobudur, seperti Borobudur Marathon dan Hari Raya Waisak.

Balkondes Saka Pitu beroperasi setiap hari dengan tujuh orang tenaga kerja tetap.

Saat ramai, mereka akan merekrut karyawan casual dari warga Desa Tegalarum.

Sejumlah tokoh penting pernah berkunjung ke Balkondes Saka Pitu. Di antaranya Wihaji, Menteri Kependudukan sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Ia hadir saat Presiden Prabowo Subianto mengadakan retret di Akmil Magelang.

Selain itu, tokoh agama seperti Habib Zaidan serta pendakwah sekaligus dalang Gus Ulin Nuha juga pernah singgah di tempat ini.

Lokasi Balkondes Saka Pitu yang berada di pinggir Jalan Raya Salaman-Borobudur menjadikannya tempat strategis yang mudah diakses kendaraan besar serta rombongan wisatawan.

Balkondes ini menawarkan penginapan unik dengan konsep cottage berbentuk segitiga yang seluruhnya terbuat dari kayu jati.

“Dari segi konsepnya, homestay sini beda sendiri. Yang bentuknya seperti cottage segitiga di Borobudur cuma di Saka Pitu,” promosinya.

Keunikan lain dari Balkondes Saka Pitu terletak pada penamaannya yang biasanya menggunakan nama desa.

Misalnya, Balkondes Candirejo, Tuksongo, dan Ngadiharjo. Alih-alih hanya bernama Balkondes Tegalarum, penggunaan nama Saka Pitu diambil dari filosofi Jawa tentang tujuh tiang kehidupan, yaitu Pitutur (perkataan), Pituwas (nasihat), Pituhu (menurut), Pituduh (petunjuk), Pitungan (perhitungan), Pituna (kerugian), dan Pitulungan (pertolongan).

“Filosofi ini diwujudkan dalam bentuk tujuh tiang yang berdiri berjajar di depan Balkondes Saka Pitu, menjadikannya lebih dari sekadar tempat menginap, tetapi juga sarat makna budaya,” katanya. (rizky wibowo/aro/bersambung)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#desa wisata #wisata borobudur #Balkondes #borobudur #Balkondes Tegalarum