RADARMAGELANG.ID, Madura—Istilah carok sebenarnya sekarang sudah tidak ada.
Yang ada adalah aksi penganiayaan, perkelahian ataupun pengeroyokan yang menggunakan senjata tajam.
Namun istilah ini telanjur berkembang di masyarakat, khususya di kalangan warga Madura.
Setiap terjadi penganiayaan atau duel yang menggunakan senjata tajam disebut carok.
Seperti kasus penganiayaan yang menewaskan empat orang di Bangkalan, Madura, belum lama lalu.
Kasus yang dilakukan Hasan Tanjung tersebut viral dan menjadi sorotan netizen di media sosial.
Seperti diketahui, kronologi peristiwa yang viral sebagai aksi carok tersebut bermula ketika Hasan Tanjung dengan Mat Tanjar cekcok.
Mereka kemudia sepakat untuk melakukan duel.
Aksi duel pun berlanjut. Akibatnya, nyawa Mat Tanjar dan tiga lainnya melayang di tangan Hasan Tanjung.
Dalam duel tersebut, Hasan Tanjung sama sekali tak terluka parah. Padahal dari foto jaket yang menjadi barang butki, tampak terkoyak.
Melihat kondisi jaket yang terkoyak lebar, namun tubuh tak ada yang terluka, netizen pun menduga bahwa Hasan Tanjung memiliki ilmu kebal.
Hasan Busri atau Hasan Tanjung diketahui bersama adiknya Wardi, melakukan aksi carok di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Jumat, 12 Januari 2024 lalu.
Saat barang bukti diperlihatkan di depan pers, jaket milik Hasan Tanjung menuai sorotan
Pasalnya ,Hasan dan Wardi tak luka parah sama sekali, berbanding terbalik dengan jaket yang dikenakan.
“Ini kenapa? Berantem juga ?”tanya Kapolres Bangkalan AKBP Febri Irman Jaya.
Terkuak ada luka goresan kecil di bagian tangan dan pergelangan berbeda dengan kondisi jaket tersebut.
Jaket jeans tersebut tampak dilebarkan sobeknya oleh polisi dan terlihat cukup terkoyak. (*)
Editor : H. Arif Riyanto