RADARMAGELANG.ID, JAKARTA - Prabowo Subianto dinilai sebagai calon presiden yang paling komitmen tegakkan supremasi hukum di Indonesia.
Prabowo mempunyai tekad untuk menyejahterakan aparat penegak hukum serta tidak melakukan intervensi terhadap lembaga yudikatif.
Direktur Eksekutif Indonesia Law and Democracy Studies (ILDES), Juhaidy Rizaldy mengatakan, Prabowo adalah satu-satunya capres yang tegas dengan penegakkan hukum di Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Ulti Balik Anies: Demokrasi Era Jokowi Berjalan Baik
Ia menegaskan, Prabowo mempunyai komitmen penuh menyejahterakan aparat penegak hukum.
“Di debat pertama kemarin, Prabowo sangat tegas menyatakan hal ini, tidak akan mengintervensi lingkungan yudikatif, hal itu baik. Komitmen itu yang ditunggu-tunggu masyarakat,” kata Rizaldy, dalam keterangannya, Sabtu (16/12/2023).
Di samping itu, menurutnya Prabowo sudah menunjukkan performa yang gemilang ketika mengikuti debat perdana Pilpres 2024.
Terlebih, Prabowo sukses membeberkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang ramai beberapa waktu yang lalu.
“Putusan MK itu sudah final, suka atau tidak suka tetap harus dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Prabowo mempunyai komitmen penuh dalam hal penegakkan hukum dan HAM di Indonesia.
Salah satu cara yang akan ditempuh Prabowo adalah dengan menaikkan gaji para aparat penegak hukum.
Prabowo mengakui dengan menaikkan gaji para aparat penegak hukum, hal tersebut bisa menghindarkan dari praktik nepotisme.
Kendati demikian, Rizaldy meyakini jika terpilih nanti, Prabowo akan menegakkan hukum di Indonesia dan menjalankan apa yang sudah menjadi program kerjanya.
“Siapa pun Presiden yang terpilih nanti, pastinya akan memiliki kewenangan yang besar baik dari administratif, legislasi, pemerintahan dalam arti luas, maupun kewenangan yudisial pun seorang Presiden memilikinya. Namun pertanyaan, komitmen untuk tidak akan mengintervensi ke lingkungan kekuasaan lain itu harus tegas,” tandasnya. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi