Kasus Dugaan Pemalakan Anak-Snak Sekolah di Borobdur, Polisi Lakukan Mediasi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 19:22 WIB
Rekaman CCTV kejadian dugaan pemalakan di Jalan Brojonalan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Jumat (25/9/2026). (Istimewa)
Rekaman CCTV kejadian dugaan pemalakan di Jalan Brojonalan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Jumat (25/9/2026). (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Polsek Borobudur menyelidiki kasus dugaan pemalakan terhadap sekelompok anak di Jalan Brojonalan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Kanit Reskrim Polsek Borobudur Aipda Nur Hamid menjelaskan, perkara yang terjadi di Brojonalan itu terjadi pada Jumat (25/9/2026) pukul 17.00.

Dikatakan, ada sekelompok anak yang sedang melintas berpapasan dengan kelompok pelaku yang juga anak-anak.

“Kelompok anak-anak yang mencegat itu tidak berseragam, hanya mengenakan jaket hoodie dan kaus.

Seketika, melintas sejumlah pelajar lain yang mengenakan seragam olahraga warna merah dan langsung dicegat oleh kelompok para pelaku di TKP,” jelas Nur Hamid saat ditemui di Polsek Borobudur, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Pengeroyokan di Tempuran Magelang, Korban Meninggal, Sembilan Pelaku Diamankan

Dari hasil pemeriksaan, ternyata kelompok pelaku tersebut melakukan pemalakan.

Mereka mendapatkan dua helm dan uang Rp 3.000 dari kelompok korban.

“Alhamdulillah, pada saat kejadian tidak ada kekerasan dan sempat dilerai oleh warga yang melintas di lokasi,” ujarnya.

Pada saat kejadian, jumlah pelaku ada tujuh orang dan korban ada empat orang.

Terkait proses hukum, Polsek Borobudur telah menindaklanjutinya. Namun pihak korban tidak ingin melanjutkan ke jalur hukum formal.

“Para korban menginginkan dilakukan mediasi saja dan tidak melaporkan secara resmi ke jalur hukum. Dengan pertimbangan para korban masih anak sekolah,” jelas Aipda Nur Hamid.

Rencananya, mediasi akan dilakukan pada hari Sabtu ini oleh Bhabinkamtibmas Polsek Borobudur di Balai Desa Wanurejo.

Peristiwa yang terjadi sepekan lalu itu juga terekam CCTV rumah warga. Salah satu warga setempat, UC, menjelaskan, peristiwa tersebut terekam dari CCTV lokasi.

“Di CCTV yang kami punya itu terlihat karena ada laporan dari masyarakat yang merasa terjadi sesuatu di sekitar sini.

Ada beberapa sepeda motor yang dikendarai beberapa orang, entah itu pelajar atau bukan. Tetapi ada tindakan seperti tampak mencegat yang mana terlihat di CCTV,” kata saksi. (rfk/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
polsek borobudur pemalakan mediasi