RADARMAGELANG.ID, Magelang – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 67 Universitas Tidar (Untidar) di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang mengadakan sosialisasi pencegahan stunting.
Sosialisasi yang bekerja sama dengan Puskesmas Grabag 1 ini berupa edukasi pemenuhan gizi, imunisasi, dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) di Dusun Pringapus, Desa Sambungrejo, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.
Sosialisasi sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap upaya penurunan angka stunting. Melalui sosialisasi ini, tim KKN Untidar diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai pentingnya pencegahan stunting serta membekali keterampilan dalam mengolah pangan lokal sebagai sumber gizi tambahan bagi balita.
Tim mahasiswa KKN 67 terdiri dari Dila Karunia (Agroteknologi), Nilam Setya Ningrum (Agroteknologi), Farahdina Nur Arifah (Peternakan), Atiqah Suri (Teknik Industri), Kania Putri Riyandra (Hukum).
Kemudian, Rosa Adelia Arifin (Hukum), Okto Fadzilah Sya’bani (Teknik Elektro), Muhammad Wildan Sidqi (Teknologi Informasi), Hafidz Lutfi Aufar (Akuakultur), Fiki Mustofa (Peternakan).
Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber dari puskesmas, yaitu Sari dan Linda dengan memberikan pemaparan materi kepada para ibu balita sebagai sasaran utama kegiatan.
Materi pertama disampaikan oleh narasumber membahas pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang balita.
Selanjutnya, materi kedua membahas mengenai stunting serta pemberian makanan tambahan (PMT) oleh tim KKN sebagai upaya pencegahan dan penanganannya.
Peserta kegiatan terlihat antusias dan aktif dalam mengikuti jalannya sosialisasi, sesekali diselingi canda tawa yang membuat suasana tidak kaku, meski tetap berjalan fungsional sesuai tujuan acara.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan pengetahuan ibu balita mengenai pentingnya imunisasi lebih meningkat.
Mereka dapat menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai upaya pencegahan stunting. Di samping itu, terjadi perbaikan gizi balita melalui pemberian makanan tambahan.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran para ibu untuk rutin membawa balitanya ke posyandu guna memantau tumbuh kembang anak secara berkala.
Sosialisasi stunting dan PMT ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi Tim KKN 67 Universitas Tidar dalam mendukung upaya penurunan angka stunting di Desa Sambungrejo.
Hal ini, sejalan dengan program prioritas kesehatan masyarakat yang tengah digalakkan oleh pemerintah.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, puskesmas, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung penurunan angka stunting di Desa Sambungrejo sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan balita secara berkelanjutan. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo