Workshop TikTok Dorong Komunitas Ecoprint Ron Tinata Perluas Pemasaran Digital

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 11:52 WIB
Sesi praktik pembuatan TikTok sebagai upaya meningkatkan pemasaran produk ecoprint pada Sabtu (1/8/2026) di Kampung Kasuryan Borobudur. (Dok Tim Pengabdian Untidar)
Sesi praktik pembuatan TikTok sebagai upaya meningkatkan pemasaran produk ecoprint pada Sabtu (1/8/2026) di Kampung Kasuryan Borobudur. (Dok Tim Pengabdian Untidar)

 

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Upaya meningkatkan daya saing produk lokal di era digital terus dilakukan.

Tim dosen Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tidar (Untidar) mengadakan kegiatan Workshop Sosial Media TikTok yang ditujukan bagi Komunitas Batik Ecoprint Ron Tinata, Sabtu (1/8/2026) di Kampung Kasuryan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Workshop ini menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada peningkatan kapasitas pemasaran digital bagi para pelaku usaha ecoprint agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform TikTok.

Baca Juga: Dosen Untidar Perkuat Daya Saing Rumah Tenun Magelang melalui Pelatihan Hospitality, Green Economy, dan Digital Marketing

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi komunitas yang selama ini masih mengandalkan pemasaran secara konvensional dan promosi melalui WhatsApp.

Padahal, produk ecoprint yang dihasilkan memiliki nilai estetika tinggi dan berpotensi menembus pasar nasional.

Workshop ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan literasi digital sekaligus membangun kepercayaan diri anggota komunitas dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan.

Ketua tim pengabdian, Fitria Khairum Nisa, S.I.Kom., M.Si., menjelaskan bahwa TikTok dipilih karena memiliki algoritma yang memberikan peluang besar bagi pelaku usaha baru untuk menjangkau audiens tanpa harus memiliki banyak pengikut.

"TikTok bukan hanya media hiburan, tetapi telah berkembang menjadi etalase digital yang mampu mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.

Melalui workshop ini, kami ingin meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anggota Komunitas Ecoprint Rontinoto agar mampu memasarkan produknya secara mandiri melalui platform digital,"ungkapnya.

Tim pengabdian dosen dengan anggota Wahyu Eka Putri, M.Si,  kemudian Daru Murti Raharjo, M.A., dan Nyosisca Listyanti, M.I.Kom.

Dalam pelaksanaan workshop ini, peserta memperoleh berbagai materi.

Mulai dari pentingnya TikTok sebagai media pemasaran, optimasi profil bisnis, strategi penyusunan konten kreatif, teknik pengambilan video menggunakan telepon genggam, hingga pemanfaatan algoritma TikTok agar konten berpeluang masuk ke halaman For You Page (FYP).

Peserta juga dikenalkan pada lima jenis konten yang efektif untuk mempromosikan produk ecoprint.

Yaitu behind the scenes, konten edukasi, ASMR, transformasi sebelum dan sesudah, serta proses pengemasan produk.

Selain penyampaian materi, workshop dilaksanakan secara interaktif melalui praktik langsung.

Setiap peserta dibimbing untuk membuat akun TikTok bisnis, memperbaiki profil usaha, merekam video promosi, melakukan proses penyuntingan sederhana, hingga mengunggah konten pertama mereka secara langsung.

Pendekatan learning by doing diterapkan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik dalam mengelola pemasaran digital.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian menargetkan terbentuknya kemandirian digital bagi Komunitas Batik Ecoprint Rontinoto.

Selain meningkatnya kemampuan anggota dalam mengelola akun TikTok bisnis, luaran kegiatan juga mencakup terciptanya konten promosi digital, publikasi media massa, video dokumentasi kegiatan, serta penguatan branding produk ecoprint agar mampu bersaing di pasar nasional.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Komunitas Batik Ecoprint Rontinoto untuk beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital.

Sekaligus memperluas peluang ekonomi melalui pemanfaatan media sosial.

Dengan strategi konten yang tepat, konsistensi dalam mengunggah video, dan pengelolaan akun bisnis yang profesional, produk ecoprint lokal diharapkan semakin dikenal masyarakat luas serta mampu meningkatkan kesejahteraan para perajinnya. (rrls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
batik ecoprint ron tinata tim dosen pengabdian untidar kampung kasuryan borobudur workshop tiktok Universitas Tidar (Untidar)