Cegah Penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa, Pengawasan secara Real Time, Pemkab Magelang Luncurkan Si-Probit

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 20:01 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir memberikan arahan soal pentingnya mengawal pengadaan barang dan jasa proyek strategis daerah sejak perencanaan hingga pelaksanaan.

 
Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir memberikan arahan soal pentingnya mengawal pengadaan barang dan jasa proyek strategis daerah sejak perencanaan hingga pelaksanaan.  

RADARMAGELANG.ID, MungkidPengadaan barang dan jasa (PBJ) proyek strategis daerah rawan terjadi penyimpangan. Untuk mencegahnya, Pemkab Magelang resmi meluncurkan Pilot Project Sistem Informasi Probity Audit Terintegrasi (Si-Probit). Sistem digital ini berfungsi sebagai early warning system untuk mengawal pengadaan barang dan jasa proyek strategis daerah sejak perencanaan hingga pelaksanaan.

"Pengadaan harus tepat sasaran, berkualitas, transparan, dan akuntabel. Jangan sampai pembangunan drainase untuk antisipasi hujan justru dikerjakan setelah hujan berlalu," tegas Bupati Magelang Grengseng Pamuji.

Ia menyebut, Si-Probit jawaban atas kebutuhan pengawasan cepat di era digital. Dengan sistem ini, setiap tahapan proyek bisa dipantau real time tanpa harus menunggu uji petik manual.

"Saya berharap pengawasan sudah berbasis digital. Tujuannya, bukan mencari kesalahan, tapi preventif agar semua bekerja lebih aman dan akuntabel," katanya.

Grengseng menekankan keberhasilan Si-Probit butuh kolaborasi. "Inspektorat tidak boleh jadi superman. Pengawasan harus dilakukan bersama seluruh OPD," ujarnya.

Inspektur Kabupaten Magelang Mulyanto menjelaskan, Si-Probit mengakselerasi digitalisasi probity audit agar pengawasan lebih terintegrasi. Probity audit sendiri memastikan seluruh tahapan PBJ berjalan jujur, transparan, objektif, dan sesuai aturan.

Dasar hukumnya mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2017, Permendagri Nomor 4 Tahun 2026, dan Perbup Magelang Nomor 12 Tahun 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir menambahkan, DPRD berkomitmen mengawal APBD dengan prinsip "5 Tepat": tepat waktu, tepat mutu, tepat administrasi, tepat sasaran, dan tepat manfaat. "Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal besarnya anggaran, tapi kualitas tata kelola PBJ," ujar Sakir.

Dengan Si-Probit, lanjut dia, Pemkab Magelang menargetkan proyek strategis selesai tepat waktu, berkualitas, dan minim penyimpangan sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
Si Probit Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir Bupati Magelang Grengseng Pamuji pengadaan barang dan jasa