Jembatan Gantung Dukuh Jati Kalinegoro Magelang Diperbaiki, Warga Terpaksa Harus Lewat Jalan Memutar 15 Km

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 04:39 WIB
Jembatan gantung Dusun Jati, Kalinegoro, Mertoyudan ditutup selama proses perbaikan. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)
Jembatan gantung Dusun Jati, Kalinegoro, Mertoyudan ditutup selama proses perbaikan. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Jembatan Gantung Dusun Jati yang rusak akhirnya mendapat perhatian dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang.

Jembatan penghubung Dusun Jati, Kalinegoro, Mertoyudan dengan Dusun Teluk, Sumberarum, Tempuran ini mulai diperbaiki. Proses perbaikan memakan waktu hampir tiga bulan. Praktis, selama proses maintenance, jembatan Shiratal Mustaqim ditutup hingga warga harus melewati jalur memutar sejauh 15 km.

Nasrodin, 67, warga Mertoyudan mengatakan, perbaikan jembatan sudah dimulai sejak dua minggu lalu. Hal ini berdampak bagi Masyarakat, baik dari Mertoyudan maupun Tempuran. Pasalnya, jembatan ini merupakan jalan alternatif yang memperpendek jarak tempuh. “Kalau harus muter hampir 15 kilometer lebih. Bisa lewat Borobudur maupun Tempuran,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (23/7/2026).

Dikatakan, jembatan gantung ini menjadi akses menuju tempat wisata pemandian air hangat Tempuran, ke sekolah, maupun tempat kerja. “Banyak warga yang hendak ke pemandian air panas lebih memilih lewat sini karena dekat,”ujarnya.

Ia berharap, pihak DPUPR bisa mempercepat waktu pengerjaan. Informasi yang diterima, perbaikan yang dilakukan hanya pengencangan sekrup di kanan kiri jembatan. “Informasinya,  yang ngerjain swasta. Tapi pengerjaannya kurang cekatan kalau kami lihat,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang Priyo Suwarso menjelaskan, sebelumnya jembatan itu pernah disurvei bersama dan prosesnya sudah berjalan lama. Aset jembatan sendiri berada di bawah BPKAD bidang aset.  Ia merinci, pekerjaan yang dilakukan meliputi penggantian seling, plat lantai yang rusak, serta perbaikan parapet yang pecah. “Selain itu, jembatan juga akan dicat ulang. Total anggaran Rp 326 juta,” katanya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
DPU PR Mertoyudan Perbaikan borobudur jembatan gantung