Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Dukung Zero Accident di Taman Nasional Gunung Merbabu, Operasikan Shelter Emergency

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 16 Juni 2026 | 23:38 WIB
Taman Nasional Gunung Merbabu resmi mulai mengoperasikan Shelter Emergency berbasis teknologi di Pos 3 Jalur Pendakian Suwanting, Kabupaten Magelang.
Taman Nasional Gunung Merbabu resmi mulai mengoperasikan Shelter Emergency berbasis teknologi di Pos 3 Jalur Pendakian Suwanting, Kabupaten Magelang.

RADARMAGELANG.ID, MungkidTaman Nasional Gunung Merbabu resmi mulai mengoperasikan Shelter Emergency berbasis teknologi di Pos 3 Jalur Pendakian Suwanting, Kabupaten Magelang. Fasilitas ini dihadirkan untuk memperkuat sistem keselamatan pendaki sekaligus mendukung target zero accident di kawasan gunung tersebut. 

Shelter ini berada di ketinggian 2.738 meter di atas permukaan laut (mdpl). Pembangunan dilakukan pada 29 Mei hingga 10 Juni 2026 melalui skema cost sharing, sebelum akhirnya diserahkan dan diresmikan untuk mulai beroperasi. 

Fasilitas ini dirancang sebagai ruang perlindungan darurat bagi pendaki yang mengalami kondisi berbahaya di jalur pendakian, seperti cuaca ekstrem, hipotermia, tersesat, hingga kecelakaan. Shelter ini menjadi titik evakuasi awal sebelum proses penanganan lebih lanjut dilakukan oleh petugas. 

Tidak hanya sebagai tempat perlindungan, Shelter Emergency ini juga dilengkapi fasilitas berbasis teknologi, antara lain panel listrik tenaga surya, kamera pengawas (CCTV), jaringan internet (Wifi), perangkat komunikasi radio (RIG), serta sistem penangkal petir. CCTV di lokasi tersebut juga difungsikan untuk memantau kondisi cuaca dan aktivitas pendakian secara real time

Kepala Balai TN Gunung Merbabu Dr Anggit Haryoso menyampaikan, keberadaan shelter ini merupakan bagian dari penguatan sistem mitigasi risiko dalam aktivitas pendakian di kawasan konservasi tersebut.

“Pembangunan shelter emergency ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Kementerian Kehutanan dalam mewujudkan program Zero Accident di kawasan Taman Nasional. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan keselamatan pendaki sekaligus menjadi momentum untuk menciptakan pendakian yang lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Kepala Balai TN Gunung Merbabu juga mengingatkan agar seluruh pendaki turut menjaga fasilitas yang telah disediakan agar dapat berfungsi secara optimal. 

“Kami menghimbau para pendaki untuk menggunakan fasilitas ini dengan bijak, tidak merusak, tidak melakukan vandalisme, serta menjaga kebersihan lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kawasan ini dan meninggalkan jejak kebaikan, bukan sampah,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dusun Suwanting Sutopo menegaskan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari kolaborasi pengelolaan kawasan konservasi berbasis masyarakat. 

“Kami mendukung penuh upaya peningkatan keselamatan pendaki. Ini juga menjadi bentuk peran aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola kawasan Gunung Merbabu secara berkelanjutan,” ungkapnya. 

Dengan beroperasinya Shelter Emergency ini, TN Gunung Merbabu memperkuat sistem keselamatan pendakian sekaligus mendorong budaya pendakian yang lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab. Fasilitas tersebut selanjutnya akan dikelola sebagai Barang Milik Negara (BMN) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#shelter #pendaki #gunung merbabu #taman nasional