Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pemasangan Chattra di Candi Borobudur Masih Menunggu, Bahan Bukan dari Batu

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 19 April 2026 | 22:50 WIB

Replika chattra yang dibawa saat kirab pusaka di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.  (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)
Replika chattra yang dibawa saat kirab pusaka di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Pemasangan chattra di puncak Candi Borobudur masih berprogres.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengatakan, pemasangan chattra di Candi Borobudur masih terus dikaji.

Namun ia memastikan, untuk pemasangan chattra ini diharapkan bisa terealisasi di tahun ini.

“Kita berharap mudah-mudahan bisa segera. Namun, saat ini masih dalam proses karena harus ada melalui namanya itu impact assessment, kemudian ada uji ada ini dan sebagainya, tapi semuanya kita lakukan secara prosedural, secara prudent,” jelasnya usai kirab pusaka, Jumat (17/4/2026) malam.

Dalam kirab pusaka tersebut, tampak juga miniatur chattra yang dihadirkan dalam rombongan kirab.

Fadli Zon menyampaikan, alasan miniatur ini dibawa karena sebagai upaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

Apalagi ini juga bagian dari aspirasi yang sudah cukup lama disampaikan, khususnya dari masyarakat umat Buddha.

“Dan menurut saya itu sah-sah saja karena UNESCO sendiri kan tahun ini kalau tidak salah mendorong supaya situs-situs itu menjadi living heritage, jadi bukan hanya monumen yang mati, tapi harus menjadi living heritage,” ucapnya.

Terkait untuk waktunya kapan, ia mengaku akan dipasang pada waktunya.

Dan saat ini pihaknya masih terus berdiskusi terkait pemasangan chattra ini.

“Kami juga terus berdiskusi dengan para ahli, sejarawan, budayawan, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya,” katanya.

Apakah saat momen Waisak nanti sudah dipasang?

Fadli Zon menyampaikan, pada momen Waisak nanti masih belum.

“Kemungkinan setelah itu,” ujarnya.

Terkait bahan yang akan digunakan, Fadli Zon menjelaskan, untuk bahan nantinya bukan dari batu.

Namun yang pasti bahan yang digunakan ini sama seperti yang dipakai di sejumlah situs lainnya.

“Bahannya nanti jauh lebih ringan. Dan itu semua dipakai di seluruh situs ya bahkan di tempat lahirnya Sang Buddha juga digunakan, begitu juga di India, di Thailand, di Vietnam, di Kamboja, di Myanmar. Kita harapkan dengan begitu akan semakin banyak yang hadir baik wisatawan karena alasan sejarah, karena alasan religi, ya mudah-mudahan semakin banyak juga nanti umat Buddha dari seluruh dunia yang datang ke sini,” katanya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#fadli zon #candi borobudur #Chattra #waisak #thailand