RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Tempat pemakaman Sertu Muhammad Nur Ichwan, prajurit TNI yang gugur di Lebanon, dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo, Kota Magelang.
Keputusan ini diambil atas perintah presiden sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada sang prajurit.
Sebelumnya, Sertu Muhammad Nur Ichwan direncanakan akan dimakamkan di pemakaman umum Desa Deyangan, Mertoyudan.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Magelang di TMP Giri Dharmoloyo, Jumat (3/4/2026), tampak tempat pemakaman untuk almarhum Sertu Muhammad Nur Ichwan ini sudah dipersiapkan.
Kepala Staf Kodim 0705/ Magelang Mayor Inf Parja mengatakan, berbagai persiapan telah dilaksanakan baik dari rumah duka, dengan pemasangan tenda.
Kemudian, untuk tempat pemakaman di TMP juga telah disiapkan.
“Untuk pemakaman, informasi sementara akan dilaksanakan pada Minggu (5/4/2026). Namun untuk jam-nya kita masih belum tahu, kita masih menunggu,” jelasnya saat ditemui di TMP, sore hari.
Parja menjelaskan, untuk di TMP semuanya sudah disiapkan. Baik liang lahat juga sudah 100 persen, dan akan dipasang tenda di TMP.
Ia menyampaikan, nantinya jenazah almarhum Sertu Muhammad Nur Ichwan, rencananya akan diantar terlebih dahulu ke rumah duka sebelum ke TMP. Dan di rumah duka, rencananya akan ada penyambutan juga. “Untuk irup-nya nanti rencananya oleh bapak Pangdam Udayana,” jelasnya lebih lanjut.
Kemudian untuk di TMP, proses pemakaman direncanakan akan dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Untuk kedatangan jenazah, pihaknya juga masih menunggu. Namun rencananya akan transit di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Kemudian dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta akan terbang ke Bandara Adisutjipto Jogjakarta. “Dan rencananya jenazah akan disemayamkan satu malam di rumah duka terlebih dahulu,” ujarnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman menyampaikan, terkait untuk lokasi pemakaman Sertu Ichwan akan dilakukan Taman Makam Pahlawan (TMP) Giridharmoloyo 2, di Cawang. “Pemindahan ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya dari bapak presiden kepada almarhum,” jelasnya.
Dan untuk prosesi pemakaman, rencananya akan dilaksanakan secara upacara militer.
Saat ditanya mengenai kedatangan dan rencana pemakaman jenazah, kata Afrizal, pihaknya juga masih menunggu kabar lanjutan. Karena saat ini jenazah juga belum tiba di tanah air. “Dan kami juga belum bisa memastikan terkait kedatangan jenazah kapan,” ujarnya.
Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan prajurit yang tewas saat menjalani tugas di Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). (rfk/ton)
Editor : H. Arif Riyanto