Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

MUI Kabupaten Magelang: Masyarakat Magelang Diimbau Bersikap Bijak Dalam Perbedaan Awal Ramadan

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 29 Januari 2026 | 21:53 WIB
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang KH Chamami
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang KH Chamami

RADARMAGELANG.ID, MungkidJelang Ramadan pada pertengahan Februari mendatang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang berpesan kepada masyarakat untuk bijak dalam menyikapi perbedaan.

Pasalnya, dalam penetapan awal bulan Ramadan, pemerintah belum menetapkan secara resmi kapan 1 Ramadan 1447 H berlangsung.

Karena masih menunggu keputusan sidang isbat.

Namun dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026) mendatang.

Di sini Muhammadiyah menggunakan metode hisab memperhitungkan ijtima’ (konjungsi) bulan dan matahari secara posisi bulan secara global.

“Perbedaan penetapan awal Ramadan dan Syawal merupakan hal yang wajar karena adanya perbedaan metode hisab dan rukyat yang digunakan oleh masing-masing organisasi islam," jelas KH Faturohim.

Ia mengatakan, perbedaan tersebut tidak perlu diperdebatkan karena pada dasarnya memiliki landasan keilmuan dan dalil yang sama-sama kuat. 

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang KH Chamami berharap, perbedaan penentuan awal hijriah ini harus disikapi dengan saling menghormati dan menjaga kerukunan, supaya tidak menimbulkan polemik dalam masyarakat.

"Masyarakat diharapkan dapat menerima perbedaan pendapat sebagai rahmat dalam kehidupan beragama, bukan sebagai sumber perpecahan, sehingga kerukunan dan keharmonisan umat tetap terjaga," pesannya. (rfk)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#rukyat #syawal #ramadan #hisab #puasa ramadan #mui