RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Operasi gabungan yang digelar dalam momen Zebra Candi 2025 terus digencarkan di Kabupaten Magelang. Dalam kurun waktu lima hari operasi berjalan, total ada sekitar 399 pelanggaran.
Berdasarkan pantauan Radar Magelang, Jumat (21/11/2025) sore, di Kantor Samsat Kabupaten Magelang, tampak sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil yang dari arah Sawitan menuju Blondo Magelang harus berhenti sejenak untuk pengecekan kelengkapan dokumen berkendara serta kelengkapan atribut kendaraan.
Tampak, dalam operasi Zebra Candi yang digelar bersama tim dari UPPD Kabupaten Magelang, masih ada pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm, kemudian mengenakan knalpot brong, dan sejumlah pengendara di bawah umur.
Mengetahui hal ini, tim gabungan yang terdiri dari anggota Satlantas Polresta Magelang dan tim dari UPPD Kabupaten Magelang bergerak untuk menertibkan.
Hasilnya sebanyak 60 pengendara mendapatkan blangko teguran.
KBO Satlantas Polresta Magelang IPDA Rosyid Budiyanto menyampaikan, operasi gabungan zebra pada Jumat sore ini, diikuti tim dari UPPD Kabupaten Magelang dan juga dari Jasaraharja. Operasi ini, sangat penting untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.
“Untuk menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya,” jelasnya kepada media.
Rosyid mengatakan, untuk Operasi Zebra Candi di hari kelima ini, pihaknya telah memberikan teguran kepada para pelanggar kurang lebih 327 teguran.
Dan untuk pelanggaran yang terekam ETLE dari hari pertama sampai hari kelima sudah ada 72 pelanggaran.
Selain itu, untuk pengendara yang tidak lengkap atau menggunakan knalpot brong. Rosyid mengatakan, pada saat itu juga, pihaknya meminta untuk mengganti dengan knalpot yang standar dan melengkapi atribut kendaraannya.
“Operasi ini kita mulai sejak 17 sampai 30 November mendatang. Dan kita akan rutin setiap hari, dengan lokasi yang berbeda-beda,” ujarnya.
Selain memberikan teguran, untuk para pengendara yang belum membayar pajak. Pihaknya juga bekerjasama dengan UPPD Kabupaten Magelang menyediakan loket untuk membayar pajak.
“Sehingga masyarakat juga bisa terfasilitasi, ketika belum sempat membayar pajak,” ujarnya.
Rosyid menambahkan, operasi ini bukan semata-mata untuk penindakan, tetapi bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.
Pihaknya berharap melalui Operasi Zebra Candi 2025, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Magelang dapat terus ditekan. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo