RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Empat belas peserta aksi kemanusiaan “1000 Km Ride for Palestine” tiba di Mungkid Kabupaten Magelang, Selasa (11/11/2025).
Ini merupakan bagian dari rute etape ketiga mereka. Yaitu Jogja-Semarang. Sebelumnya mereka telah melalui etape pertama Surabaya-Madiun, kemudian Madiun-Jogjakarta. Rencana ada 7 etape dengan finish di Jakarta.
Para peserta disambut dengan meriah oleh masyarakat Mungkid terutama anak-anak beberapa sekolah Islam terpadu (IT).
Mereka berderet di beberapa bagian tepi jalan raya Jogjakarta-Semarang, dari pertigaan Semen, Palbapang, Blabak, Blondo, hingga Secang.
Rombongan berhenti sebentar untuk beristirahat sekaligus menerima donasi kemanusiaan untuk palestina dari Komunitas Warga Magelang Cinta Palestina di halaman Rumah Makan Pesona Kapau Batikan Mungkid.
Donasi berupa uang tunai Rp 25.555.500 diserahkan langsung oleh Ustaz Edi Purlani selaku koordinator kepada ketua rombongan Suryo Guritno.
Edi Purlani mewakili masyarakat Magelang menyatakan doa dan dukungannya atas kemerdekaan Palestina.
“Semoga rombongan diberikan kemudahan dan kelancaran sampai tujuan, fiiamaanillaah, dan semoga perjuangan Rakyat Palestina mendapat berkah dari Alloh SWT. Merdeka untuk Palestina!,” ungkap Edi Purlani dalam sambutannya.
Kemudian Suryo Guritno menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan seraya meneriakan “Free Free Palestine, Merdeka!”
“Free free Palentine, Free free Palestine, Merdeka! Terima kasih atas dukungannya yang tak terkira. Tidak saya sangka semeriah ini. Semoga menjadi amal ibadah dan kontribusi warga atas kemerdekaan palestina.
Juga terima kasih atas pengawalan dari Polsek Mungkid. Semoga kami bisa selamat selama perjalanan hingga selesai finish nanti di Jakarta,” ujar Suryo Guritno kepada warga yang hadir.
Salah satu pesepeda, Sugeng Santoso yang berusia 64 tahun, akan melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju ke Makkah dengan target Ramadan nanti sudah sampai di sana.
“Alhamdulillaah, ini kali keduanya saya bersepeda ke Makkah setelah tahun lalu 2024 saya bisa sampai di sana. Di sisa umur saya ini, saya ingin menggunakannya untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” kata Sugeng.
Sebagaimana diketahui belasan pesepeda dari berbagai komunitas menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “1000 KM Ride for Palestine” dengan menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta untuk menyampaikan pesan solidaritas kepada rakyat Palestina.
Dua di antaranya tidak bisa melanjutkan hingga etape 3 karena kendala fisik.
Para peserta menempuh jarak sejauh 1.000 kilometer dengan rute Surabaya – Madiun – Jogjakarta – Semarang – Brebes – Bandung – Bekasi – Jakarta selama tujuh hari. Dijadwalkan tiba di Kantor Kementerian Luar Negeri RI pada 15 November 2025.
Tahun ini menjadi pelaksanaan ketiga kegiatan Ride for Palestine. Pada 2023 kegiatan digelar dengan bersepeda keliling Kota Surabaya yang diikuti 500 peserta. Sementara pada 2024 jarak tempuh mulai diperluas menjadi 1.000 kilometer dengan tujuh peserta.
Penggalangan donasi dari kegiatan tersebut akan disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasiolal (Laznas) dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI). (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo