Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Masih Nihil, Proses Pencarian Warga Bandongan Magelang yang Hilang saat Nyeser Ikan Dilanjutkan dengan Radius 10 Km

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 11 November 2025 | 03:50 WIB

Tim gabungan melakukan penyelaman untuk mencari Muhammad Nazdir, 45, warga Dusun Salakan, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan yang dilaporkan hilang.
Tim gabungan melakukan penyelaman untuk mencari Muhammad Nazdir, 45, warga Dusun Salakan, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan yang dilaporkan hilang.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Tak kunjung ditemukan, proses pencarian Muhammad Nazdir, 45, warga Dusun Salakan, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan yang dilaporkan hilang kembali dilanjutkan, Senin (10/11)/2025.

Proses pencarian diperluas dengan jarak radius 10 kilometer dari titik TKP hilang. 

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Nazdir warga Gandusari, Kecamatan Bandongan dilaporkan hilang sejak Sabtu (8/11/2025).

Informasi yang diterima, Muhammad Nazdir sebelum dilaporkan hilang, sebelumnya berpamitan dengan keluarganya untuk mencari ikan sekitar pukul 14.00, namun hingga pukul 18.00, keluarga korban melaporkan kalau Muhammad Nazdir belum pulang ke rumah. 

Mendasari laporan tersebut, anggota Polsek Bandongan bersama tim gabungan langsung melakukan pencarian pada Sabtu (8/11/2025) malamnya, namun hingga dini hari korban tidak kunjung ditemukan. 

Dan pada Minggu (9/11/2025), proses pencarian kembali dilakukan dengan penyisiran darat dengan titik pencarian hingga jarak radius sekitar lima kilometer, dari TKP. 

Koordinator Unit Siaga Basarnas Borobudur Basuki menyampaikan, pada pencarian Senin (10/11/2025) ini, jarak pencarian diperluas dengan radius sekitar 10 kilometer dari TKP.

Hal ini dilakukan mengingat pada saat kejadian terjadi peningkatan debit air di Sungai Semawang, Bandongan. 

“Area pencarian di hari kedua ini kita perluas, mengingat saat kejadian dan pada Minggu (9/11/2025) kemarin ada peningkatan debit dari sungai Semawang,” jelas Basuki kepada Jawa Pos Radar Magelang, Senin (10/11/2025). 

Ia menjelaskan, untuk pencarian dilakukan dengan cara penyisiran darat dan menggunakan perahu rafting, serta penyelaman.

“Untuk tim susur darat kita fokuskan pencarian dari titik TKP hingga bibir sungai progo. Dan untuk tim rafting kita fokuskan di area Sungai Progo,” jelasnya lebih lanjut. 

Sedangkan untuk proses penyelaman masih dilakukan, khususnya di titik area yang dicurigai korban berada di dasar sungai. 

“Kita juga menginfokan ke teman-teman di sekitar sungai progo, terutama di area bawah jika menemukan korban bisa segera dilaporkan,” ucapnya. 

Jika pencarian pada Senin (10/11/2025) ini masih nihil juga.

Proses pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa (11/11/2025) besok. 

Basuki mengaku, kondisi cuaca saat ini benar-benar sangat mempengaruhi pencarian.

Apalagi karakter sungainya ini merupakan air bandang, sehingga pada saat proses pencarian di area bawah tidak hujan tapi di atas kondisi hujan, hal ini juga akan mempengaruhi debit air meningkat. 

“Dan ini juga bisa membahayakan tim pencari,” ujarnya. (rfk) 

Editor : H. Arif Riyanto
#basarnas #borobudur #hanyut #sungai progo #cari ikan #tim sar