Jelang Pilkades, Akan Banyak Laporan Kades, Bupati Magelang Grengseng Pamuji Minta Kades Berpikir Konstruktif

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Senin, 20 Oktober 2025 | 05:04 WIB

 

Bupati Magelang Grengseng Pamuji
Bupati Magelang Grengseng Pamuji

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Pondasi utama dalam suksesnya pembangunan daerah itu berawal dari desa.  

Menurut Bupati Magelang Grengseng Pamuji, keberhasilan pembangunan desa akan sangat menentukan kemajuan Kabupaten Magelang secara keseluruhan. 

Grengseng menyampaikan, desa menjadi perwakilan pemerintah pusat yang terkecil wilayahnya di Republik Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan apapun dari pemerintah pusat ujung tombaknya adalah desa. 

"Keliru kalau sementara orang berpikir desa dipinggirkan, desa tidak mempunyai kewenangan atau apapun, itu keliru," ujarnya saat memberikan arahan kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Magelang.

Grengseng menegaskan, jabatan kepala desa adalah jabatan publik yang dipilih langsung oleh masyarakat. Untuk menurunkan seorang lurah/kepala desa dari jabatannya, maka ada tiga syarat, yaitu meninggal dunia, mengundurkan diri dan ketika tertangkap tipikor (tindak pidana korupsi) dan sudah mempunyai keputusan hukum yang mengikat.

Dalam hal ini, ia juga berpesan kepada BPD (Badan Perwakilan Desa) agar lebih berhati-hati dan tidak mudah untuk dikompor-kompori oleh masyarakat untuk menurunkan kepala desa atau lurah dari jabatannya mengingat sebentar lagi sudah masuk dalam tahun politik bagi kepala desa, yaitu Pilkades serentak. "Ini menjadi catatan kita kalau misalnya mulai detik ini ke depan banyak laporan tentang kepala desa mohon maklum, karena sebentar lagi akan ada Pilkades," kata Grengseng.

Kendati demikian, Grengseng berpesan kepada kepala desa agar jangan takut mengambil keputusan yang konstruktif dalam mengembangkan desanya masing-masing dengan mengedepankan administrasi yang baik dan akuntabel serta didasari oleh niatan yang baik pula. “Yang pasti dalam menjalankan program tersebut, harus jujur dan transparansi. Jangan berani-berani untuk curang bahkan melakukan korupsi,” tegasnya. 

Ia meminta agar BPD memiliki fungsi kontrol bagi pemerintah desa bersama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan yang lainnya. Grengseng menegaskan, tidak semua permasalahan di desa harus diselesaikan dengan hukum, namun cukup sebisa mungkin diselesaikan di tingkat desa. "Saya berharap kita semua bisa membangun Kabupaten Magelang ini dengan konsep berpikir yang konstruktif," harapnya.

Pada kesempatan ini, Grengseng juga meminta agar seluruh kepala desa ikut mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Magelang yang sudah ditetapkan dengan mengedepankan skala prioritas mengingat APBD yang terbatas.

Ia juga meminta agar kepala desa bisa mengelola anggaran desa dengan sebaik-baiknya dengan melakukan perencanaan pembangunan desa yang nantinya bisa dilaksanakan.

Selain itu, Grengseng juga berpesan kepada jajaran pemerintah desa untuk bisa berkomunikasi dan berkolaborasi dengan masyarakat dan aparat yang ada di desa untuk bersama-sama menjaga kondusivitas masyarakat.

Menurutnya, kondusivitas masyarakat sangat memiliki peran yang sangat penting bagi desa dan daerah. Dengan terjaganya kondusivitas masyarakat, maka roda perekonomian akan berjalan dengan baik. “Salah satu contohnya adalah investor. Apabila kondusivitas masyarakat bisa berjalan dengan baik, maka dampaknya adalah investor pun akan lebih banyak,” pungkasnya. (rfk/aro) 

 

Editor : H. Arif Riyanto
kades pilkades Bupati Magelang Grengseng Pamuji