RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Petugas Satresnarkoba Polresta Magelang bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang menggelar razia ke sejumlah tempat karaoke di Kabupaten Magelang.
Dari dua tempat karaoke ternama yang didatangi tim gabungan, sebanyak 90 orang pengunjung dan karyawan dua tempat karaoke menjalani pemeriksaan dan tes urine.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang terus digencarkan aparat kepolisian.
Razia menyasar BSC Karaoke dan Inul Vista.
Kasat Resnarkoba Polresta Magelang AKP Tri Widaryanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen Polresta Magelang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dari ancaman peredaran gelap narkoba.
“Kami melakukan pemeriksaan dan tes urine kepada pengunjung maupun karyawan tempat karaoke. Tujuannya jelas, untuk memastikan lokasi hiburan malam tidak dijadikan sarang peredaran atau penyalahgunaan narkoba,” ungkap AKP Tri.
Sebelum pemeriksaan, aparat juga memberikan edukasi terkait bahaya narkoba.
Para pengunjung diingatkan agar menjauhi narkotika, mengingat dampaknya yang merusak kesehatan, masa depan, dan berujung pada jeratan hukum.
Razia dipimpin langsung oleh Kasubnit 1 Unit 1 Satresnarkoba Polresta Magelang Ipda Ady.
Ia didampingi tiga anggota Satresnarkoba dan tim BNN Kabupaten Magelang.
Sebanyak 90 pengunjung dan karyawan dua tempat karaoke menjalani pemeriksaan.
Dari jumlah itu, terdapat 23 orang yang sempat dicurigai karena hasil screening awal menunjukkan indikasi tertentu.
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan tes urine, hasilnya seluruhnya negatif.
Jadi, tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba pada saat razia berlangsung.
Meski hasil tes tidak menemukan penyalahgunaan narkoba, Polresta Magelang memastikan bahwa langkah preventif ini akan terus dilakukan.
Menurut AKP Tri, kegiatan semacam ini sangat penting sebagai bentuk deteksi dini sekaligus memberi efek jera.
“Razia akan terus kami lakukan di titik-titik hiburan malam lain di wilayah Kabupaten Magelang. Kami ingin memastikan bahwa Magelang tetap aman, bersih, dan terbebas dari narkoba,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat, terutama kalangan muda untuk lebih waspada.
“Narkoba bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga merusak keluarga dan lingkungan. Kami berharap masyarakat ikut aktif dalam mencegah dan melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba,” harapnya.
Kasi Humas Polresta Magelang Ipda Ady Lilik menambahkan, kolaborasi antara Polresta Magelang dan BNN Kabupaten Magelang ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menutup ruang gerak peredaran narkoba.
Kegiatan gabungan tidak hanya sebatas razia, melainkan juga bagian dari upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami akan terus mengedepankan tindakan humanis namun tegas, agar masyarakat sadar bahaya narkoba,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto