RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Warga Desa Soroyudan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang kembali menggelar saparan sedekah bumi.
Kegiatan ini merupakan wujud masyarakat dalam menjaga kearifan lokal yang harus dilestarikan serta untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, kegiatan saparan sedekah bumi ini bukan sekadar ritual tahunan.
Namun merupakan tradisi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala berkah yang telah dilimpahkan, terutama pada hasil bumi.
Dikatakan, kegiatan ini sekaligus cerminan kerukunan, gotong royong, dan semangat kebersamaan yang telah dijaga turun-temurun oleh para leluhur.
Momen ini membuat rasa bangga di mana di tengah gempuran modernisasi nilai-nilai budaya tetap dipertahankan.
“Tradisi ini adalah identitas kita, kekayaan kita, yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang. Dengan melestarikan budaya, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita,” kata Grengseng.
Kepala Desa Soroyudan Sahudi menyampaikan, kegiatan saparan ini telah dilakukan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang melimpah.
“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : Lis Retno Wibowo