RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Bupati Magelang Grengseng Pamuji didampingi Sekda Adi Waryanto dan jajaran melakukan audiensi bersama Gubernur DI Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Audiensi dilakukan di Gedung Wilis Kompleks Kepatihan, Senin (30/6/2025) sore.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan, kedatangannya bersama rombongan untuk membahas kerja sama dan kolaborasi kegiatan kebudayaan serta memperkuat ikatan Kabupaten Magelang dengan Daerah Istimewa Jogjakarta.
"Hari ini kami sowan kepada Ngarso Dalem dalam rangka menjalin kerja sama, khususnya di bidang budaya," jelas Grengseng kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Menurutnya, induk budaya di masyarakat Kabupaten Magelang yang berkembang masih mengacu pada budaya Mataram Islam khususnya (Ngayogyakarta Hadiningrat).
Baca Juga: Bupati Magelang Grengseng Pamuji Lantik 548 PPPK dan 3 PNS di Depan Kemegahan Candi Borobudur
Maka pada kesempatan kali ini, Pemerintah Kabupaten Magelang ingin mencoba untuk menyambungkan kembali terkait kultur dan budaya yang berkembang di masyarakat, yang mungkin sudah menjauh dari akar budayanya.
"Harapannya nanti bisa menjadi budaya yang bertumbuh dan berkembang, serta tentunya nanti menjadi karakter dan landasan dalam membangun Kabupaten Magelang ke depan," harap Grengseng.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X di tengah kesibukannya telah bersedia menerima audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Magelang bahkan lebih dari 1,5 jam untuk membahas kerja sama di bidang kebudayaan tersebut.
"Tadi kami juga menerima wejangan dan masukan terkait pertumbuhan budaya di Kabupaten Magelang dan ke depan kami diberi ruang untuk berkolaborasi dengan Pemprov DIJ, pelaku-pelaku wisata, pelaku seni budaya yang ada di DIJ. Dan besok mungkin ada kolaborasi yang akan diadakan di Magelang ataupun nanti di Jogjakarta," jelasnya.
Grengseng menambahkan bentuk kolaborasi kebudayaan itu sendiri bisa berupa festival dan kegiatan budaya lainnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto