Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Rangkaian Waisak Bumi Mandala, 15 Balon Udara Diterbangkan di Langit Candi Ngawen Muntilan Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 13 Mei 2025 - 02:36 WIB

 

Pengunjung memanfaatkan untuk berfoto di Festival Balon Udara yang digelar di Kawasan Candi Ngawen, Muntilan Kabupaten Magelang, Senin (12/5/2025).
Pengunjung memanfaatkan untuk berfoto di Festival Balon Udara yang digelar di Kawasan Candi Ngawen, Muntilan Kabupaten Magelang, Senin (12/5/2025).

RADARMAGELANG.ID, Muntilan--Memeriahkan Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE/ 2025, Majelis Umat Nyingma Indonesia (MUNI) Sangha Tantrayana bersama Pemerintah Kecamatan Muntilan menggelar Festival Balon Udara di Kawasan Candi Ngawen, Senin (12/5/2025) pagi.

Sebanyak 15 balon udara menghiasai langit kawasan Candi Ngawen, Kecamatan Muntilan.

Festival balon udara yang merupakan rangkaian Waisak Bumi Mandala ini menjadi pusat perhatian warga.

Banyak yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera telepon genggamnya.

Indah, warga Gulon mengaku baru kali pertama menyaksikan festival balon udara.

”Tadi datang jam setengah 6. Baru pertama, first time," akunya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Baca Juga: 1.400 Personel Amankan Puncak Perayaan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur Magelang Malam Ini

Hal senada diungkapkan Ulfa Arifa, warga Kabupaten Wonosobo.

Ia mengaku, berangkat sejak pukul 02.00 dini hari.

Ulfa datang di acara festival ini untuk mengisi agenda libur Waisak.

Apalagi juga bertepatan dengan libur panjang.

Ya, pingin liburan saja. Libur Waisak tanggal merah. Anak-anak juga tidak sekolah. Suami juga nggak kerja, jadi pengin liburan. Tadi saya berangkat jam 02.00 pagi,” katanya.

Kepala Desa Ngawen Hapsari Ratnawati mengatakan, dengan festival balon udara ini, Pemerintah Desa Ngawen dan Desa Wisata Ngawen bekerja sama dengan panitia di Borobudur ingin mengangkat Ngawen sebagai desa wisata.  

“Supaya dikenal masyarakat luas dan banyak pengunjung Candi Ngawen. Otomatis meningkatkan pendapatan desa,” ujarnya.

Baca Juga: Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Siapkan 700 Tiket Festival Lampion Waisak 2025 Paket Premium Package, Ini Harganya

Selain itu, pihaknya juga ingin memberikan pembelajaran masyarakat setempat untuk tidak menerbangkan balon udara secara ilegal.

“Jadi, biar masyarakat tahu, jangan menerbangkan balon secara bebas, karena mengganggu aktivitas udara. Yang kedua, kalau jatuh di permukiman warga bisa menimbulkan kebakaran, apalagi kalau ada merconnya. Saya memilih lokasi di sebelah BPCB, tapi dengan aturan dan persyaratan yang aman untuk semuanya,” tandasnya.

Sebanyak 15 balon udara yang diterbangkan menggunakan asap tungku dan diterbangkan setinggi 50 meter serta wajib diikat dengan tali agar balon udara tidak lepas liar. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Festival Balon Udara #candi borobudur #candi ngawen muntilan #waisak #Kabupaten Magelang