RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Masih diliputi suasana duka, sebanyak 350 murid TK dan SD Islam Tahfidz Quran (ITQ) As Syafi’iyah Mendut, Mungkid, Kabupateng Magelang diliburkan, Kamis (8/5/2025).
Sekolah ini baru saja kehilangan 10 guru terbaiknya.
Sepuluh guru itu meninggal setelah angkot Kopada nopol AA 1307 OA yang ditumpangi ditabrak truk dump bermuatan pasir nopol B 9970 BYZ di Jalan Magelang-Purworejo, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/5/2025).
Saat itu, rombongan guru SD ITQ As Syafi’iyah ini hendak melayat ke orangtua kepala sekolah di Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.
Suasana duka terlihat saat masuk halaman sekolah.
Sejumlah karangan bunga duka cita berjajar rapi di pagar pintu masuk.
Sekolah di bawah naungan Yayasan As Syafi'iyah Mendut memiliki 40 guru.
Namun akibat kecelakaan tersebut, kini tinggal 30 guru.
Sebanyak 10 guru yang meninggal adalah Aulia Anggi Prastiwi, warga Muntilan; Finna Mukaromah, warga Desa Rambeanak, Mungkid; Divya Kreswinanda, warga Desa Rambeanak, Mungkid; Naeli Nur Saadiyah; Isna Hayati, warga Mendut 1 Kelurahan Mendut, Mungkid, dan Siti Khur Fathonah, warga Mungkid.
Selain itu, Naqi Umi Rohmah, warga Mungkid; Hesti Nunggraeni Rahayu, warga Mungkid; Nely Suraya, warga Mungkid, dan Mellani, warga Mungkid.
Dari 10 guru tersebut, lima di antaranya adalah hafizah atau penghafal Alquran.
Lima lainnya guru mata pelajaran.
“Kami sangat kehilangan,” kata Ketua Yayasan As Syafi'iyah Mendut DR Habib Muhsin Syafingi kepada wartawan, Kamis (8/5/2025).
Saat ini masih tiga guru TK dan SD ITQ As Syafi’iyah yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Loano Purworejo.
Yakni, Ayu Salwa (Magelang), Mila Mudianawati (Magelang) dan Sufita (Magelang).
Menurut Habib, pihak yayasan saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kemenag, dan berbagai pihak lain untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan ke depan, mengingat 10 dari total 40 guru.
"Kami akan segera koordinasi dengan sejumlah pihak yang bisa membantu kami agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan dengan baik," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Magelang-Purworejo, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 10.30.
Kecelakaan menewaskan 11 orang, sebanyak, 10 di antaranya merupakan guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafi'iyah, Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang.
Editor : H. Arif Riyanto