RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Ratusan umat Hindu Jawa-Bali menggelar Puja Basmangkuram Jagat Kertih di Candi Lumbung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (27/4/2025).
Puja Basmangkuram Jagat Kertih ini juga merupakan rangkaian ibadah pertama di kompleks Candi Lumbung usai berpindah dari Tlatar ke Sengi, Kecamatan Dukun.
Puja Basmangkuram merupakan upacara napak tilas dengan mendoakan keselamatan alam semesta beserta segala isinya.
Sekitar 20 Ida Pedanda Siwa-Budha mulai melaksanakan Puja Basmangkuram pukul 08.00 hingga selesai sekitar pukul 11.30.
Selama prosesi Puja lantunan doa dan suara genta menggema di area Candi Lumbung.
Pemimpin Puja Basmangkuram Jagat Kertih Ida Pedanda Gede Dwaja Temuku Manuaba mengatakan, upacara Puja Basmangkuram Jagat Kertih ini salah satu tujuan utamanya adalah mendoakan negara Indonesia.
Dengan harapan, negara ini bisa kembali makmur.
“Karena pada saat upacara ini ada dua yang menjadi kekuatan, yakni Sang Hyang Antaboga dan Sang Hyang Turon Dewa,” ungkapnya.
Ida Pedanda Gede menjelaskan, Sang Hyang Antaboga ini akan membakar hal-hal yang negatif dan dengan turunnya Sang Hyang Turon Dewa, yakni Batara Surya atau Dewa Matahari juga akan membakar kebatilan.
Dengan harapan, setelah upacara ini jagat ini benar-benar menjadi kertih.
“Kalau di Jawa itu artinya memayu hayuning bawana. Dengan Jagat Kertih ini ditegakkanlah hukum. Kertih itu hukum. Kalau hukum bisa kita tegakkan dengan benar, maka negara ini bisa sejahtera,” jelasnya.
Dia juga menyampaikan, dalam puja kali ini pihaknya mendatangkan 20 Pedanda dari Bali, ditambah satu tokoh agama dari Jawa.
Karena hal ini benar-benar melambangkan nusantara.
“Sedangkan untuk umat yang ikut puja itu ratusan umat,” ujarnya.
Sekretaris Grup Para Bhakta Gunung Merapi Bali Iga Sukarsana mengatakan, umat yang ikut dalam puja ini dari Bali menuju ke Magelang dengan menggunakan bus.
Total ada empat bus dan mobil kecil dari Jogjakarta, serta sejumlah umat menggunakan pesawat.
“Untuk bus yang kita gunakan muat 32 orang dan ditambah umat lainnya, jadi jumlah umat yang hadir sekitar 160 orang,” katanya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto