RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Kodim 0705/Magelang mengaktivasi lahan mati bekas tambang galian C di Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, untuk kelestarian alam.
Total lahan yang disiapkan menjadi areal pertanian itu seluas 2 hektare.
Komandan Kodim (Dandim) 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto menjelaskan, lahan tersebut sudah terbengkalai selama 20 tahun.
Masyarakat pun mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk mengubah lahan menjadi lebih produktif yang mendatangkan kemanfaatan untuk lingkungan sekitar.
Usulan itu ditangkap melalui program ketahanan pangan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123.
“Kami rapikan lahan ini menjadi lahan produktif untuk ditanami berbagai sayuran,” kata Jarot kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Sebagian tanah sudah ditanami aneka sayuran, seperti jagung, cabai, dan lainnya.
Sementara sisanya masih dalam proses pengerukan tanah menggunakan alat berat, agar tanah lebih gembur.
Sebelum ini, tanah di sekitar lokasi merupakan tanah tandus dan bergunduk-gunduk.
Pihaknya kemudian memisahkan antara tanah dan bebatuan, agar lebih mudah dikelola.
“Selama sebulan (program TMMD) ini, kami baru bisa menyelesaikan 2 hektare, tapi (potensinya) bisa sampai 10 hektare,” jelasnya.
Selanjutnya, tanah tersebut akan dikelola oleh warga sekitar di bawah binaan pemerintah desa (pemdes) setempat.
“Hasilnya akan kembali lagi ke masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka,” imbuhnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto