Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Bupati Magelang Grengseng Pamuji Prioritaskan Lima Hal, Soal Kemiskinan, IPM, hingga Infrastruktur

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 6 Maret 2025 | 04:38 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir (tengah) memimpin rapat paripurna penyampaian pidato perdana Bupati Magelang Grengseng Pamuji (kiri).
Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir (tengah) memimpin rapat paripurna penyampaian pidato perdana Bupati Magelang Grengseng Pamuji (kiri).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Bupati Magelang Grengseng Pamuji kembali menekankan visi misinya saat pidato perdana dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Magelang.

Grengseng berkeyakinan, kepemimpinan yang demokratis hasil pilihan masyarakat adalah modal yang berharga dalam kelangsungan pembangunan daerah.

“Dengan semangat kebersamaan segenap elemen pemerintahan maupun masyarakat, mari kita wujudkan Magelang Anyar Gress yaitu Magelang yang Aman, Nyaman, Religius, Unggul dan Sejahtera," kata Grengseng dalam rapat paripurna yang dihadiri 40 dari 50 anggota dewan tersebut.

Ditegaskan, berpegang pada nilai-nilai kerakyatan untuk mencapai masyarakat adil makmur, pihaknya akan memprioritaskan pemerataan program-program pembangunan di Kabupaten Magelang.

Melalui pembangunan yang inklusif, lanjut dia, semua golongan masyarakat akan dilibatkan dan tidak ada yang akan ditinggalkan (no one left behind) dalam pembangunan di Kabupaten Magelang.

Grengseng menambahkan, dari berbagai isu strategis dan permasalahan daerah di Kabupaten Magelang, ia akan memprioritaskan lima hal, yakni angka kemiskinan yang masih relatif tinggi, yaitu 10,96 persen, serta Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini sebesar 72,5, masih di bawah rata-rata provinsi maupun nasional.

Selain itu, lanjut dia, masih rendahnya daya saing dan kontribusi perekonomian daerah, yang dilihat dari skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) sebesar 3,27 lebih rendah dari provinsi maupun nasional, kapasitas birokrasi dan pelayanan publik yang perlu ditingkatkan, di mana Indeks Reformasi Birokrasi baru mencapai 67,42, dan perlunya peningkatan infrastruktur, pengelolaan lingkungan hidup, serta manajemen bencana.

"Berangkat dari kelima hal di atas, maka dalam kurun waktu lima tahun ini kami telah menetapkan Sapta Cipta sebagai program unggulan yaitu pinter ngaji, pinter sekolah bocahe, sehat wargane, makmur rakyate, gemilang potensine, ngelayani birokrasine, gumregah wargame, lan lestari alame," paparnya.

Ia menyadari program-program tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari segenap lapisan masyarakat dan pemerintahan di Kabupaten Magelang.  

"Oleh karena itu, dengan semangat tulus membangun Kabupaten Magelang, mari kita bersama-sama berkolaborasi dan berinovasi untuk mewujudkan Magelang Anyar Gress," ajaknya.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir mengajak kepada seluruh jajaran eksekutif maupun legislatif untuk menjaga semangat pengabdian serta menjadikan momentum penuh berkah ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.

Menurut Sakir, DPRD Kabupaten Magelang berkomitmen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di Kabupaten Magelang.

"Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kami berharap kepemimpinan ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Magelang," harapnya. (rfk/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#rapat paripurna #Grengseng Pamuji #Sakir #DPRD Kabupaten Magelang