Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Hujan dan Berkabut, Ketep Pass Magelang Tetap Jadi Primadona

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 6 Januari 2025 | 04:01 WIB

 

Wisata Ketep Pass Magelang menjadi salah satu destinasi unggulan meski cuaca berkabut, Minggu (5/1/2025).
Wisata Ketep Pass Magelang menjadi salah satu destinasi unggulan meski cuaca berkabut, Minggu (5/1/2025).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Hari terakhir masa libur Natal dan Tahun Baru, destinasi wisata Ketep Pass Magelang masih ramai dikunjungi wisatawan.

Meskipun sejak pagi hingga sore cuaca mendung dan hujan gerimis, antusias wisatawan masih cukup tinggi.

Tercatat pada Minggu (5/1/2025), jumlah kunjungan ke Ketep Pass, Kabupaten Magelang mencapai 1.500 orang.

Tercatat selama 2024, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 946 orang dan wisatawan nusantara 245.486 orang.

“Tahun 2024, untuk pendapatan sudah melampaui target yang ditetapkan yakni Rp 3,1 miliar. Kami sudah di angka sekitar Rp 4 miliar,” jelas Plt Direktur Ketep Pass Asfuri Muhsis, Minggu (5/1/2025).

Asfuri menyampaikan, pengunjung Ketep Pass saat libur Natal dan Tahun Baru atau dalam 10 hari mencapai 20 ribu wisatawan.

Puncaknya, terjadi pada 1 Januari 2025, meski sempat terkendala kapasitas parkir yang terbatas akibat membludaknya pengunjung yang datang.

“Kami belum memiliki area parkir tambahan. Namun masyarakat sekitar membantu menyediakan tempat parkir, yang sekaligus memberi dampak positif bagi ekonomi mereka,” katanya.

Kepala Bagian (Kabag) Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Magelang Edward Alfian mengatakan, faktor cuaca masing-masing mempunyai magnet tersendiri di Ketep Pass. Ketika cuaca cerah, pastinya view pemandangan lima gunung menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

“Ketika cuaca hujan ternyata banyak wisatawan yang masih bisa menikmati suasana seperti ini. Saya pikir situasi kabut ini juga menjual bagi beberapa wisatawan. Wisatawan menikmati menikmati kabut dengan kuliner yang ada,” ujarnya.

Meskipun cukup populer, masih rendahnya wisatawan mancanegara menjadi salah satu PR di destinasi wisata Ketep Pass Magelang.

Edward menyampaikan, dari hasil survei yang dilakukan bersama travel agent, salah satu penyebabnya border penerbangan internasional ke bandara terdekat, yakni Yogyakarta International Airport (YIA) yang masih sangat terbatas.

“Kami punya harapan ke pemerintah, khususnya jajaran Angkasa Pura agar border penerbangan internasional itu dibuka seluas-luasnya,” harapnya.

Selama ini, kata dia, direct flight dari negara asal wisatawan hanya menuju Bali.

Apalagi status bandara internasional yang ada di Jateng sudah dicabut semua, baik di Bandara Ahmad Yani dan Adi Soemarmo.

“Dan di YIA border penerbangan internasional juga belum maksimal,” keluhnya.

Pengunjung asal Semarang, Cici, 45, mengaku terkesan dengan suasana di objek wisata ini.

Meski kondisi hujan dan berkabut, menurutnya, wisata Ketep Pass tetap ada nilainya sendiri.

“Dibikin happy aja. Selain syahdu, ditambah view berkabut juga tetap bagus,” ujarnya. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#magelang #sawangan #natal dan tahun baru #Ketep Pass Magelang #WISATA #libur nataru