Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Nataru dan Libur Sekolah, Taman Wisata Candi Borobudur Ajak Wisatawan Walking Meditation

H. Arif Riyanto • Sabtu, 21 Desember 2024 | 00:09 WIB
Candi Borobudur Kabupaten Magelang siap menyabut wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 serta libur panjang sekolah.
Candi Borobudur Kabupaten Magelang siap menyabut wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 serta libur panjang sekolah.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Kabupaten Magelang menjadi salah satu destinasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan libur panjang sekolah.

Di TWCB ini, wisatawan akan diajak untuk menikmati walking meditation.

Aktivitas liburan akhir tahun di Candi Borobudur ini mengusung konsep mindfulness.

“Borobudur akan lebih mindfulness. Tidak akan ada acara-acara yang hiruk pikuk dan riang gembira, tapi lebih kepada mindfulness, di mana hubungan kita dengan yang di Atas. Kegiatan di Borobudur itu salah satunya adalah meditation, kemudian kita ada walking meditation," jelas GM Borobudur AY Suhartanto kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Untuk menarik minat wisatawan, TWC akan menyajikan sejumlah kegiatan.

Seperti Samadha Pranic Healing & Meditation, kampung dolanan tradisional, dan one day learning Bali Usada.

Untuk program kampung dolanan tradisional, TWC menggandeng masyarakat yang ada di kawasan Candi Borobudur.

"Ada pentas jathilan, soreng, atraksi pembuatan manik-manik dan batik tradisional, serta beberapa kegiatan lain. Kegiatannya di zona II Candi Borobudur," imbuhnya.

Ia menyampaikan, di libur Natal dan Tahun Baru serta libur panjang sekolah ini, pihaknya menargetkan angka kunjungan bisa mencapai 125.000 pengunjung selama 10 hari. Target itu meningkat 6,05 persen dibanding 2023 lalu. 

“Dan Alhamdulillah mulai Rabu (18/12/2024) dan Kamis (19/12/2024), sudah ada peningkatan 100 persen dari kunjungan hari biasanya. Di mana angka kunjungan per hari ini sudah mencapai 4.400 pengunjung. Pada hari normal kunjungan maksimal di angka 2.000 per hari,” jelasnya.

Meski tidak ada pertunjukkan khusus, para pengunjung Candi Borobudur bisa mengenal aneka permainan tradisional rakyat di Kampung Dolanan Tradisional dan menyaksikan pertunjukan Wayang Suket.

AY Suhartanto menjelaskan, untuk tiket masuk tidak ada perubahan. Pengunjung domestik di halaman Rp 50.000 dan untuk naik ke Candi Borobudur Rp 120.000.

“Kami sudah bersurat ke MCB (Museum dan Cagar Budaya) juga, di mana pada Senin (23 dan 30 Desember) para pengunjung bisa tetap naik. Setiap Senin ini, MCB menerapkan penutupan monumen Candi Borobudur untuk perawatan,” katanya.

Selain itu,  pada momentum Nataru ini, operasional layanan tiket wisatawan beralih ke Simpul Gate Borobudur.

Tepatnya di area Museum dan Kampung Seni Borobudur.

TWC telah menyediakan 15 unit mobil electric vehicle (EV) Wira Wiri gratis dari kampung seni menuju Plaza Penerima.

Untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pengunjung, mulai Senin (23/12/2024), pihaknya akan mulai membatasi kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), baik sepeda motor maupun mobil milik karyawan maupun tamu.

“Tidak ada kendaraan yang diperbolehkan melintas di area pengunjung. Jadi full semua pengunjung dan tamu bisa memanfaatkan EV,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk pergantian tahun nanti akan ada prosesi penyambutan wisatawan pertama. Pengunjung pertama akan disambut dengan kereta kuda.

“Total ada lima kereta kuda yang kita siapkan. Untuk 20 pengunjung pertama di tahun baru, dan mereka akan diajak menuju ke Marga Utama dengan dikawal pasukan Bergodo,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#libur sekolah #nataru #natal dan tahun baru #Taman Wisata Candi Borobudur #TWCB