Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Mantan Bupati Magelang Zaenal Arifin Membelot dari PDIP, Justru Dukung Paslon Satria, Ini Alasannya

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 4 November 2024 | 02:20 WIB

 

Mantan Bupati Magelang Zaenal Arifin memakaikan jas kepada calon bupati Sudaryanto di kediaman KH Ali Qoishor, Gunungparing, Muntilan, Sabtu (2/11/2024) malam.
Mantan Bupati Magelang Zaenal Arifin memakaikan jas kepada calon bupati Sudaryanto di kediaman KH Ali Qoishor, Gunungparing, Muntilan, Sabtu (2/11/2024) malam.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Bupati Magelang periode 2014-2019 dan 2019-2024 Zaenal Arifin mengambil langkah politik yang mengejutkan.

Pria yang dulu diusung PDIP saat maju menjadi bupati dua periode itu justru bermanuver dengan memberikan dukungan kepada pasangan calon (paslon) Sudaryanto-Agung Trijaya (Satria).

Paslon ini diusung koalisi PKB,  PKS, PSI, Perindo, PBB, Partai Gelora Indonesia, Partai Garuda dan Partai Kebangkitan Nusantara.

Padahal jelas-jelas pada Pilkada kali ini PDIP mengusung paslon Grengseng Pamuji-Sahid (Progress).

Yang menarik, dukungan terhadap Satria ini ditandai dengan pemakaian jas kepada Sudaryanto dalam pertemuan di kediaman tokoh ulama NU KH Ali Qoishor di kompleks Pondok Pesantren Darussalam 2, Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (2/11/2024) malam.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua PCNU Magelang KH Achmad Izzudin Abdurrochman.

 Zaenal Arifin mengatakan, aksi filosofis tersebut bukan agenda yang tiba-tiba, tetapi ada jalan ceritanya.

Sebelumnya, ia telah lebih dahulu mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) PDIP miliknya, yang kemudian ia dikunjungi oleh KH Achmad Izzudin Abdurrochman.

 “Pasca saya kembalikan KTA saya, kemudian saya dirawuhi [dikunjungi] Gus Din. Itu suatu kehormatan bagi saya dan keluarga. Nisbate rawuh [kaitan kunjungan] menanyakan apa betul berposisi seperti ini, saya sampaikan iya. Beliau menyampaikan bahwa diberi tugas para sesepuh ulama kiai di Kabupaten Magelang untuk memenangkan pasangan Pak Sudaryanto dan Agung Trijaya. Kemudian meminta saya ikut membantu,” jelas Zaenal Arifin.

Ia menjelaskan, dirinya ingin bermanfaat seperti pesan proklamator Bung Karno, yaitu yang mengabdi kepada Tuhan, Tanah Air, dan Bangsa.

“Maka di kalimat terakhir adalah bermanfaat. Maka kata bermanfaat ini, saya menerima apa yang disampaikan Gus Din kepada saya. Sehingga intinya, saya di sini nderekke [mengantar] para alim ulama sesepuh untuk nderekaken pasangan Sudaryanto-Agung Trijaya. Saya memberi simbolis karena yang saya pakai jas. Itu sebagai bentuk dukungan,” bebernya.

Terkait pengembalian KTA PDIP, menurutnya, alasannya adalah masalah internal keluarga yang tidak patut untuk dipublikasikan.

Usai mendapatkan dukungan tersebut, Sudaryanto berharap bisa menambah semangat timnya sekaligus bisa mengangkat perolehan suara.

“Hari-hari ini semakin bertambah dukungan. Kemarin dari Wakil Bupati Edy Cahyana dan sekarang dari Bupati Zaenal Arifin. Ini menambah semangat meraih kinerja,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Magelang periode 2004-2009 dan 2009-2014 Singgih Sanyoto juga memberikan dukungan saat deklarasi Sudaryanto-Agung Trijaya pada akhir Agustus lalu. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pdip #pilbup magelang #zaenal arifin #Sudaryanto #Agung Trijaya #satria #Pilkada Kabupaten Magelang #Bupati Magelang zaenal Arifin #pkb