RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Tiga remaja yang sedang nongkrong menjadi korban tawuran pelajar Minggu (4/8/2024) dini hari.
Ketiganya menjadi korban salah sasaran ketika kelompok pelajar tersebut melakukan penyerangan.
Akibatnya, dua remaja mengalami luka-luka dan seorang tewas terkena sabetan senjata tajam dua kali.
Aryo Prakoso, korban yang mendapatkan jahitan di bibirnya menceritakan, kejadian tersebut berawal adanya tawuran antarpelajar di Jalan Magelang-Salatiga di Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Saat itu, ia bersama teman-teman sedang nongkrong di teras rumah salah satu korban di Dusun Diwak, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Tiba-tiba pelajar yang terlibat tawuran lari masuk kampung. Kawanan pelajar lain langsung mengejarnya.
Nah, saat itulah, kawanan pelajar itu langsung menyerang korban dan teman-temannya yang sedang nongkrong di teras rumah.
“Mereka malah menyerang kami yang tidak tahu apa-apa,” katanya saat ditemui Minggu (4/8/2024) sore.
Ia mengatakan, remaja yang sedang nongkrong ada 9 orang.
Enam orang sedang duduk-duduk santai di teras.
Sedangkan tiga orang lainnya termasuk dirinya sedang di dalam rumah membuat kopi.
“Yang terluka tiga orang. Saya, SY, dan AG. Saya mengalami luka sobek di mulut karena terkena lemparan batu,” akunya.
Aryo mengatakan, sebelum AG terkena serangan, dialah yang menyuruh teman-teman lainnya untuk masuk ke dalam rumah.
Karena sebelumnya AG sempat mengecek situasi dan melihat ada gerombolan anak-anak yang hendak menyerang.
“Tapi belum sempat masuk, AG sudah terkena bacokan di tubuh bagian belakang dan seketika terjatuh. Setelah itu, AG kembali mendapatkan bacokan di bagian depan,” ucapnya.
Sedangkan dirinya, ketika hendak menolong AG, tiba-tiba ada batu yang dilempar dan mengenai mulutnya.
Sementara untuk SY juga hendak menolong dan meminta bantuan ke warga, malah terkena bacokan di bagian belakang.
Ia menjelaskan, total pelajar yang tawuran kurang lebih 30 orang. Yang nyerang rata-rata usianya SMP dan SMA.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi kejadian tersebut.
Saat ini, pihaknya sudah mengidentifikasi para pelaku.
“Kita sudah mengidentifikasi para pelaku, secepat kita ungkap. Perbuatan para pelaku mengakibatkan satu orang meninggal dan dua korban luka,” jelasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto