Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Soal Penutupan Blumbang Roto View di Kaliangkrik sebagai Tempat Wisata, Disparpora Kabupaten Magelang Turun Tangan Mencari Solusi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 31 Juli 2024 - 02:31 WIB
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Mulyanto.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Mulyanto.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Penutupan Blumbang Roto View di Dukuh Prampelan, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang sebagai tempat wisata direspons oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Mulyanto.

Ia akan mengajak seluruh elemen duduk bersama membahas penutupan Blumbang Roto View tersebut sebagai destinasi wisata.

“Nantinya akan ada rencana untuk mengajak seluruh stakeholder di Desa Adipuro, baik petani dan warga setempat, serta Camat Kaliangkrik untuk duduk bersama membahas soal penutupan Blumbang Roto View sebagai sebuah tempat wisata,” terangnya saat ditemui di kantornya, Selasa (30/7/2024).

Menurut Mulyanto, Blumbang Roto View ini sebenarnya memiliki potensi menjadi sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Magelang.

Apalagi dengan keindahan alamnya yang sangat menawan.

Namun hal ini perlu diskusi bersama agar tidak terjadi miss komunikasi.

Dan semua pihak, khususnya para petani juga tidak dirugikan.

Pihaknya masih berharap kepada masyarakat petani untuk ikut serta membangun pariwisata edukasi.

Blumbang Roto View di lereng Gunung Sumbing menawarkan panorama lahan pertanian sayur-sayuran, seperti wortel, kentang, brokoli, dan daun bawang. Ada pula teh serta kelembak.
Blumbang Roto View di lereng Gunung Sumbing menawarkan panorama lahan pertanian sayur-sayuran, seperti wortel, kentang, brokoli, dan daun bawang. Ada pula teh serta kelembak.

Artinya, kolaborasi pariwisata yang dilaksanakan seluruh komponen masyarakat, baik itu Pokdarwis dan Kelompok Petani Gapoktan bisa ikut bersama-sama mengembangkan pariwisata ini.

“Agrowisata ini bisa dimanfaatkan menjadi spot wisata baru. Terlebih, tren berwisata alam saat ini sedang diminati,” katanya.

Saat ditanya setuju atau tidak penutupan tersebut untuk tempat wisata, Mulyanto tidak menjawab secara gamblang.

Ia hanya berharap, ada jalan tengah yang bisa diambil.

Karena itu, pihaknya berharap ada sebuah kolaborasi. Sehingga, petani turut serta membangun dengan pertanian menjadi bagian pariwisata atau agrowisata.

Seperti diketahui, Blumbang Roto View di lereng Gunung Sumbing menawarkan panorama lahan pertanian sayur-sayuran, seperti wortel, kentang, brokoli, dan daun bawang. Ada pula teh serta kelembak.

Namun per 27 Juli 2024 lalu, Blumbang Roto View ditutup jalur aksesnya untuk wisatawan dengan alasan mengganggu aktivitas petani. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Mulyanto #pariwisata #destinasi wisata #Petani Sayur #Kaliangkrik #wisata alam #Blumbang Roto Magelang #Kabupaten Magelang