Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Pancake, Kue Unik Berbentuk Bundar Tipis dan Cara Membuatnya sebagai Peluang Berwirausaha

Magang Radar Magelang • Jumat, 26 September 2025 - 14:47 WIB
Pancake, roti bundar tipis disajikan bertumpuk di atas piring
Pancake, roti bundar tipis disajikan bertumpuk di atas piring

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pancake atau dapat disebut panekuk merupakan kue yang terbuat dari tepung terigu, telur ayam, gula, dan susu. Kue yang memiliki bentuk bundar dan tipis ini dapat disajikan bersama dengan olesan buah, madu, butter, atau topping lain di atasnya.

Kue ini dapat dihidangkan sebagai snack, sarapan, atau bekal untuk bepergian. Tidak hanya itu, pancake juga bisa dihidangkan sebagai dessert dengan menambahkan es krim atau bahan sejenis di atasnya. Hal ini membuat pancake menjadi menu hidangan yang fleksibel karena dapat disajikan dengan berbagai cara melalui penggunaan bahan yang bervariasi.

Melansir dari Tulip Chocolate, awalnya pancake merupakan kue yang sudah aja sejak zaman Romawi Kuno. Kala itu, pancake dibuat dengan tiga bahan yaitu tepung, telur, susu, dan beberapa bumbu, serta dipanggang di atas wajan datar. Orang Rowawi menamai hidangan ini “Alita Dolcia” yang berarti makanan manis dan disantap dengan buah-buahan.

Pancake dikenal sebagai makanan tradisional orang Eropa Timur. Kue ini mulai pupuler di seluruh Eropa sejak abad pertengahan sekitar tahun 1430an. Biasanya, pancake dihidangkan dalam acara Mardi Gras atau Shrove Tuesday (Pancake Tuesday) tepat sehari sebelum masa prapaskah dimulai.

Beberapa waktu setelahnya, pancake mulai dikenal luas di seluruh dunia dengan penyajian yang berbeda-beda dan unik. Di Jerman, kue ini disebut pfannkuchen, sementara di Prancis dikenal sebagai crepes. Kemudian, di Amerika pancake sudah dikenal oleh bangsa Indian sejak tahun 1607 dengan nama nokehick. Barulah sekitar tahun 1870an kue ini diperkenalkan luas di Amerika melalui pendatang dari Inggris.

Di versi Indonesia, pancake awalnya disajikan sebagai makanan ringan atau snack yang dikenal dengan serabi. Serabi ini terbuat dari tepung beras dan santan kental, lalu dicetak di atas wajan gerabah dan dipanggang hingga kecoklatan.

Pancake dapat disajikan dengan mudah dan sederhana jika sudah paham dan terbiasa untuk membuatnya. Hal ini membuat siapa saja yang ingin menjadikannya sebagai peluang berbisnis atau berwirausaha dengan berjualan pancake dapat dilakukan dengan praktis. Berikut ini bahan dan langkah-langkah membuat pancake dikutip dari Segari.id:

Bahan:

Cara membuat:

  1. Siapkan wadah pertama, campur tepung terigu, garam, dan baking powder di wadah lalu aduk hingga merata;
  2. Siapkan wadah kedua, campurkan kuning telur, susu, dan butter cair lalu kocok hingga merata. Kemudian masukkan ke adonan tepung (di wadah kedua ke wadah pertama), aduk hingga menjadi adonan kental.
  3. Siapkan wadah ketiga, kocok putih telur dengan gula pasir hingga mengembang di wadah.
  4. Campurkan adonan putih telur (di wadah ketiga) dan adonan pancake (ke wadah pertama). Aduk hingga kedua adonan tercampur rata.
  5. Panaskan wajan (usahakan anti lengket) dan olesi sedikit butter. Setelah panas, tuangkan satu sendok sayur adonan pancake.
  6. Masak pancake dengan api kecil dan balik adonan jika salah satu sisinya telah berwarna kecoklatan. Jika kedua sisi telah berwarna kecoklatan, angkat pancake. Ulangi langkah ini hingga semua adonan pancake habis.
  7. Susuh pancake yang sudah matang dengan cara ditumpuk kemudian lengkapi dengan topping sesuai selera. Setelah selesai memberi topping atau tanpa topping, saat pancake sudah berwarna kecoklatan maka pancake siap disajikan.

Setelah memahami cara membuat pancake, maka diperlukan wadah atau kemasan seperti plastik ziplock yang kedap udara. Tidak lupa tentukan nama merek dan logo, beserta slogan atau tagline agar dapat membangun brand awareness kepada masyarakat, khususnya bagi penggemar kue. Siapkan lokasi strategis untuk berjualan atau jika ingin berjualan secara online maka pilih platform yang tepat seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFood, marketplace, dan lain-lain agar dapat lebih dikenal luas.

Dalam berjualan pancake, usahakan beri opsi topping dan ukuran yang bervariasi agar siapa saja yang ingin membeli dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan seleranya. Tetapi, sebelum mulai berjualan, maka pastikan terlebih dahulu bahwa rasa dan kualitas yang disajikan haruslah baik, enak, dan konsisten. Bila perlu, dalam memasarkan produk, bisa dimulai dari word of mouth seperti memberi testimoni kepada teman atau saudara agar dapat mencicipinya langsung dan memberikan, serta menyebarkan ulasan ke orang lain melalui berbagai media, termasuk secara berbicara langsung. Terakhir, selalu ingat untuk menciptakan pengalaman dan kesan positif bagi pelanggan di awal agar mereka dapat mudah mengingat produk kita dan merekomendasikannya ke orang lain. (mg1)

Editor : H. Arif Riyanto
#pancake #makanan enak #Usaha Makanan #berwirausaha #makanan tinggi protein #panekuk #cara mudah membuat pancake